oleh

Warga Masalembu Ancam Segel APMS

SUMENEP (PortalMadura) – Sulitnya masyarakat Pulau Masalembu mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, memaksa masyarakat setempat membeli BBM bersubsidi dengan harga tinggi.

Untuk BBM jenis premium dan Solar dipatok Rp9 ribu perliter. Padahal biaya transportasi pengiriman BBM kekepulauan sudah disubsidi oleh pemerintah.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Forum Pemantau Kebijakan Masyarakat Kepulauan (FPKMK), Maktub Syarif, mengaku sangat kecewa dengan kelangkaan dan mahalnya harga BBM di Masalembu. “Padahal sudah ada agen penyalur minyak solar (APMS), tetapi harga BBM tetap mahal serta sulit didapat,” terangnya, Selasa (22/10/2013).

Maktub menuding, petugas tidak serius menangani permasalahan kelangkaan BBM di Masalembu. Bahkan, ditengarahi ada kongkalikong antara aparat dengan APMS, sehingga masyarakat tidak bisa menikmati BBM bersubsidi.

“Ini pasti ada kongkalikong antara petugas dan APMS. Buktinya BBM tetap mahal dan sulit didapat,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mengancam bakal melakukan aksi segel terhadap tangki APMS yang ada di Masalembu. “Jika dalam waktu satu pekan kedepan tetap sulit mendapatkan BBM dan mahal, maka seluruh aktivitas APMS akan dihentikan paksa,” ujarnya.

Masyarakat saat ini sudah cukup bersabar. Sehingga, jangan salahkan masyarakat bila melakukan aksi seger APMS. “Ini tidak main-main dan harus ada tindak lanjut. Jika tidak, tangki APMS akan saya segel bersama warga,” tandasnya.(udien/htn).

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar