WNI pro- Teroris Daesh Ditangkap Malaysia, Polisi Tidak Ikut Campur

4bhkcdcef15df91nv2 800C450
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Jakarta – Polisi menegaskan tidak akan ikut campur secara hukum terkait dengan penangkapan WNI oleh Polis Diraja Malaysia akibat diduga terlibat dengan kelompok teroris Daesh.

“Itu kewenangan Malaysia, kita tidak ikut campur. Sama halnya jika ada warga negara Malaysia yang kita tangkap akibat dugaan terlibat dengan Daesh,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Jakarta pada Senin sore (22/1/2018), dilansir Anadolu.

Meski demikian, dia mengatakan bahwa akan ada pendampingan hukum yang diberikan oleh Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI BHI) Kementerian Luar Negeri kepada WNI tersebut.

Terkait adanya dugaan bahwa WNI tersebut akan melancarkan serangan teroris di Malaysia dan Indonesia, dia pastikan bahwa Polri tidak akan tinggal diam.

“Pasti kita akan koordinasi dengan Polis Diraja Malaysia,” tutup Setyo.

Polis Diraja Malaysia menangkap WNI yang berprofesi sebagai pekerja konstruksi di Malaysia bersama seorang rekannya, seorang warga negara Malaysia yang berprofesi sebagai ustaz.

WNI yang ditangkap pada Rabu pekan lalu di Malaysia itu diduga berencana mencuri senjata api dari markas Polis Diraja Malaysia dan sejumlah kantor polisi lainnya di negara itu untuk kemudian digunakan dalam rencana aksi terornya di Indonesia dan Malaysia.

Selanjutnya, rekannya yang warga Malaysia ditangkap pada Desember di Malaysia dengan dugaan akan melancarkan aksi terorisme di tempat hiburan.(AA)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.