Yuk Sisihkan Gaji Anda untuk Investasi, Ini 5 Caranya

  • Bagikan
Yuk-Sisihkan-Gaji-Anda-untuk-Investasi,-Ini-5-Caranya
Ilustrasi (car.co.id)

PortalMadura.Com – Tiba waktu gajian tapi bingung harus dibuat apa dulu?. Selain harus memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan, cicilan ataupun yang lainnya, Anda juga perlu sedikit menyisihkannya untuk investasi.

Ya, walaupun gaji Anda terbilang kecil, tidak jadi masalah. Sekecil-kecilnya uang yang Anda simpan atau investasikan, setidaknya itu akan membantu Anda di kala membutuhkan. Dengan kata lain, uang yang Anda punya harus segera diatur agar tidak habis percuma di kemudian hari.

“Gaji kecil bisa jadi cukup untuk membiayai hidup. Namun, gaji sebesar apa pun bisa jadi tidak pernah cukup untuk memenuhi gaya hidup. Jadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup agar di masa tua nanti menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga,” kata CEO ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie, seperti dilansir Okezone.com.

Baca Juga : Cara Beli Saham Untuk Pemula

Sebelum memulai investasi, hal yang harus dilakukan adalah menyiapkan tiga rekening tabungan untuk 50% kebutuhan hidup, 30% menabung, dan 20% untuk hiburan. Setelah itu, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Tentukan Tujuan Keuangan

Tidak bisa dipungkiri, tujuan keuangan setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertujuan untuk dana pensiun, dana pendidikan, hingga dana beli rumah. Pilihlah yang paling sesuai dan pilih yang terpenting dalam hidup Anda.

Alokasikan 30% Gaji Untuk Menabung

Persentase 30% untuk menabung mungkin terlihat besar. Namun, alokasi ini sesungguhnya masih terbagi menjadi beberapa bagian lagi, seperti untuk dana darurat, pembelian besar, tujuan jangka pendek, pengeluaran tahunan, dan tujuan jangka panjang. “Pembagiannya? Tergantung mana pos yang paling urgent untuk dipenuhi,” kata dia.

Tentukan Jenis Aset Investasi

Saat ini sudah ada banyak pilihan aset investasi. Dengan keuntungan dan risiko yang bervariasi, aset investasi dapat dipilih sesuai gaji yang dimiliki.

Ada tiga jenis yang bisa dipilih, yaitu aset keuangan (reksadana; obligasi; saham), aset fisik (emas; properti; tanah), atau aset alternatif (pendanaan fintech; emas digital; uang kripto).

Buat Otomatis

Kegagalan investasi umumnya tidak berpangkal pada tidak ada uang. Namun, gaji sering kali tidak diutamakan untuk berinvestasi saat baru masuk.

Sebagai solusi, Prita menyarankan untuk memasang sistem debet otomatis dari rekening gaji ke rekening reksadana. Selain itu, pemasangan notifikasi juga dapat membantu.

Jadikan Rutinitas Harian

Saat gaji bertambah, yang seharusnya dinaikkan adalah investasi, bukan gaya hidup. Agar investasi menjadi rutinitas, mulailah untuk menjadi kebiasaan sehari-hari agar di masa depan manfaatnya dapat terasa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.