10 BB Diamankan Polisi Sumenep Pada Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun

Avatar of PortalMadura.com
10 BB Diamankan Polisi Sumenep Pada Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun
Kapolres Sumenep, AKBP Darman didampingi para perwira menunjukkan barang bukti dugaan pembunuhan bocah 4 tahun (Taufikurrahman @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengamankan 10 Barang Bukti (BB) pada kasus pembunuhan yang menimpa korban bocah 4 tahun, Selfie Nur Indah Sari, warga Desa Tambak Agung Ares, Ambunten, Sumenep.

Pelakunya seorang ibu muda, berinisial SL (30), warga setempat dan masih memiliki hubungan kerabat dengan korban. Motifnya, karena cinta segi tiga.

Baca Juga : Perselingkuhan, Motif Pembunuhan Bocah 4 Tahun di Sumenep

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Fared Yusuf, Kamis (29/4/2021) menyebutkan, sepuluh barang bukti yang diamankan itu adalah milik korban dan tersangka.

Sepuluh BB itu, yaitu sepeda motor beat warna hitam kombinasi kuning, perhiasan emas berupa anting dengan berat 1/2 gram, 1 kerudung warna hitam, 1 kerudung warna biru tosca dan 1 buah karung warna putih bekas pakan ayam.

Selain itu, rok pendek warna kuning, kaos pendek warna putih, kaos singlet warna putih bertuliskan “hello kitty”, celana pendek warna kuning, dan uang tunai hasil penjualan perhiasan emas milik korban sebesar Rp 4 juta.

Baca Juga:  Pemilu 2024, PDI Perjuangan Targetkan 12 Kursi di Sumenep

Semua barang bukti ditemukan di tempat berbeda. “Dua anting korban ditemukan dalam kamar tersangka. Sedangkan karung, kerudung dan pakaian korban menempel pada jasad korban saat ditemukan dalam sumur mati. Dan satu unit motor yang dijadikan alat transportasi untuk membuang korban,” katanya.

Baca Juga : Kronologi Pembunuhan Bocah 4 Tahun di Sumenep

Sebelumnya, Selfie Nur Indah Sari ditemukan meninggal dunia dalam sumur mati, Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Sumenep, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (21/4/2021). Korban hilang sejak pukul 11.00 WIB, Minggu (18/4/2021).

Penyidik menetapkan SL sebagai tersangka sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis, 29 April 2021 pasca melalui proses penyelidikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.