oleh

4 Hal yang Bisa Sia-siakan Sedekah, Nomor 3 Banyak Ditemukan

PortalMadura.Com – Ramadan tinggal hitungan hari akan meninggalkan umat muslim. Oleh karena itu, perbanyaklah melakukan amalan-amalan baik, salah satunya yaitu bersedekah. Tidak diragukan lagi bersedekah di bulan Ramadan memiliki nilai tersendiri. Sehingga banyak umat muslim yang berlomba-lomba bersedekah di bulan ini.

Namun yang perlu diwaspadai yaitu jangan sampai pahala dari bersedekah menjadi sia-sia. Sehingga Anda hanya memberi sebagian rejeki pada orang lain tanpa memperoleh pahala untuk bekal di akhirat. Oleh karena itu, jika sudah niat bersedekah jangan lakukan dua hal ini. Apa saja?

Berikut penjelsannya:

Riya’ atau Tidak Ikhlas
Riya’ yaitu menampakkan amalnya kepada orang lain agar mendapat puijan. Bersedekah haruslah dengan keikhlasan. Mungkin bagi sebagian orang perasaan riya’ kerap muncul ketika pertama kali melakukan. Tapi jika menunggu orang beramal atau bersedekah harus dengan hati ikhlas, maka mungkin hanya sedikit atau bahkan tidak akan ada orang yang melakukan amal. Sehingga bersedekah meski tidak ikhlas diangggap tidak apa-apa.

Namun sangat disayangkan bila seseorang beramal dengan riya’ atau dengan tidak ikhlas karena tidak akan mendapat keberkahan dari Allah swt. Jika seseorang riya’ dalam amalan sedekahnya maka akan menghapus pahala sedekah itu. Bahkan perbutan riya’ tidah hanya dalam masalah sedekah saja. Riya’ dapat terjadi pada setiap amal dan menghapus pahala amal itu.

Mengungkit dan Menyakiti Hati Penerima
Terkadang juga secara tidak sadar mengungkit apa yang pernah dilakukan terdahulu sehingga hal tersebut juga secara tidak langsung menyakiti hati penerima.

Seperti misalnya perkataan “Tidak tahu diuntung. Dulu sewaktu susah siapa yang membantu?” dan masih bnyak perkataan lainnya yang dapat menyakitkan hati. Coba mari renungkan jika pernah berkata seperti kalimat tersebut.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima) (QS. Al Baqarah: 264).

Ternyata, seseorang tidak mendapatkan pahala sedekah akibat melakukan dua kesalahan yakni mengungkit-ungkit sedekah dan menyakiti penerimanya.

Bersifat Ujub
Biasa diketahui dengan sifat yang sangat senang mengagumi diri sendiri dan senantiasa membanggakan dirinya sendiri. Sifat ini tercela dan harus dihindari oleh manusia karena dapat membuat orang menjadi sombong dan riya.

Dalam suatu hadits Rasulullah SAW bersabda: “bahwa seseorang yang merasa bangga dan menceritakan perbuatan baiknya pada orang lain maka pahala atas perbuatan baiknya tersebut akan dihapuskan. Sebaiknya jika seseorang berbuat baik maka sebaiknya tidak diceritakan dan hanya ia serta Allah saja yang tahu“.

“Tiga hal yang membinasakan : Kekikiran yang diperturutkan, hawa nafsu yang diumbar dan kekaguman seseorang pada dirinya sendiri.” (HR. Thabrani).

Menggunakan Uang Haram
Hal ini diumpamakan seperti mencuci baju menggunakan urine. Memang, apa yang dikerjakan itu terlihat sangat baik karena dapat membantu sesama. Namun, tindakan yang dianggap baik ini justru bisa memasukan Anda ke dalam neraka.

Dari Ibnu Mas’ud ra beliau terima dari Nabi SAW bersabda: “Seorang hamba memperoleh harta haram lalu menginfakkannya seolah-olah diberkahi dan menyedekahkannya semua hartanya seolah-olah diterima melainkan usahanya itu makin mendorongnya masuk ke neraka, sesungguhnya Allah tidak akan menghapuskan keburukan dengan keburukan, akan tetapi menghapuskan keburukan dengan kebaikan; sesungguhnya kenistaan tidak akan menghapuskan kenistaan” (Musnad Ahmad 1/387).

Jelas Allah SWT Maha Suci dan tidak menerima kecuali yang suci. Juga dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Tidaklah diterima shalat tanpa bersuci, tidak pula sedekah dari ghulul (harta haram)” (HR. Muslim no. 224).

Ghulul yang dimaksud di sini yaitu harta yang berkaitan dengan hak orang lain seperti harta curian. Semoga Anda terhindar dari perbuatan sia-sia tersebut. Aamiin.(ummi-online.com/Desy)


Tirto.ID
Loading...

Komentar