oleh

5 Sikap yang Harus Ditanamkan dalam Diri Seorang Pemimpin Menurut Islam

PortalMadura.Com – Menjadi seorang pemimpin tentu memiliki tanggung jawab yang berat. Setiap manusia yang ada di muka bumi ini pun adalah seorang pemimpin, baik memimpin dirinya sendiri maupun orang lain.

Dari Ibnu Umar RA, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda: ‘Kalian semua adalah pemimpin dan akan di mintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya'” (HR Bukhari dan Muslim).

Untuk itu, tidak hanya kepada sesama orang yang dipimpin, manusia, tapi juga kepada Allah Yang Mahakuasa. Begitu besar pahala jika Anda mampu menjadi seorang pemimpin yang diridai Allah SWT. Hanya saja, dalam praktiknya, tidak semua orang mampu menjalankan peran kepemimpinan dengan baik.

Sebenarnya, ada lima sikap yang harus ditanamkan dalam diri seorang pemimpin. Apa saja?.

Berikut ini uraiannya:

Pertama, ikhlas menjalankan amanah kepemimpinan, hanya mengharap keridaan Allah SWT semata. “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan?” (QS an-Nisa: 125).

Seseorang yang menyerahkan dirinya kepada Allah Yang Mahakuasa, artinya memurnikan tujuan dan amal karena Allah SWT serta mengikuti Rasulullah dan sunahnya.

Kedua, sabar dan ikhlas sudah tertanam dalam hati. “Dan Kami jadi kan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar, dan mereka meyakini ayat-ayat Kami” (QS as-Sajdah: 24).

Ketiga, istiqamah berkaitan dengan perkataan, perbuatan, keadaan, dan niat. Umar bin Khatab berkata, “Istiqamah artinya engkau teguh hati pada perintah dan larangan serta tidak menyimpang seperti jalannya rubah.” Sementara, Utsman bin Affan berkata, “Istiqamah artinya amal yang ikhlas karena Allah”.

Keempat, ikhtiar yang maksimal. Berusaha sekuat tenaga memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik dengan cara-cara yang diridai Allah SWT. Yakinilah bahwa sekecil apa pun ikhtiar Anda, jika dimaksudkan untuk kemaslahatan, Allah akan hadirkan pertolongan-Nya.

Kelima, tawakal secara total. Bertawakal kepada Allah SWT adalah cara terbaik menghadirkan ketenangan dan kasih sayang-Nya. Allah SWT berfirman: “Kemudian, apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya” (QS Ali Imran: 159).

Itulah lima modal penting dalam proses kepemimpinan. Semua upaya itu adalah ikhtiar terbaik dengan kesadaran bahwa tiada daya dan kekuatan melainkan semuanya berasal dari kemahakuasaan Allah SWT. Oleh karena itu, sudah sepatut nya seorang pemimpin memiliki lima sikap di atas sebagai bekal menjalankan amanah. Wallahu A’lam. (republika.co.id/Salimah)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.