Aktivitas Terminal Arya Wiraraja Sumenep Tetap Berlangsung, Kecuali Tujuan Kota Ini

Avatar of PortalMadura.com
Terminal Arya Wiraraja Sumenep
Situasi Terminal Arya Wiraraja Sumenep (Foto. Taufikurrahman @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Aktivitas terminal Arya Wiraraja, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terpantau tetap beroperasi, Rabu (29/4/2020).

Pada jalur bus, baik kedatangan penumpang maupun keberangkatan menuju daerah Non Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19 berlangsung normal seperti hari biasa.

Korsatpel Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Imam Handoko menjelaskan, aktivitas terminal tetap berjalan. Hanya saja diterapkan untuk tujuan daerah-daerah yang masih belum menerapkan PSBB.

“Apabila tujuan penumpang ke daerah yang belum diterapkan PSBB diperbolehkan. Namun bila tujuan ke kota-kota yang sudah menerapkan PSBB, pasti kami larang,” tegasnya.

Pihaknya memahami jika ada larangan bagi angkutan darat untuk beroperasi sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 sebagai mana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2020.

Baca Juga:  Produktivitas Gol Tim Darun Najah vs Al Istikmal

Baca Juga : Cegah Mudik, Mulai 24 April Angkutan Darat, Laut & Udara Dilarang Beroperasi

Ia menyebutkan, jumlah penumpang yang mudik pada situasi Covid-19 ini terjadi penurunan drastis bila dibandingkan dengan suasana mudik lebaran tahun sebelumnya.

Pada situasi arus mudik lebaran tahun lalu, penumpang berkisar 50 sampai 100 orang setiap kedatangan. Saat ini nyaris sepi.

“Untuk tujuan non-PSBB, selain Surabaya, Jabodetabek, Gresik dan Sidoarjo, perusahaan otobus (PO) masih diperbolehkan beroperasi,” terangnya.

Bahkan, PO besar masih mengoperasikan empat sampai enam unit bus setiap harinya yang masuk ke terminal Arya Wiraraja.

“Kalau PO lainnya, ada yang sudah tidak beroperasi sejak pandemi Covid-19,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Kategori Darah Istihadah, Muslimah Wajib Tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.