oleh

Begini Cara Jemput Lailatul Qadar yang Harus Umat Islam Ketahui

PortalMadura.Com – Pada akhir Ramadan, mayoritas orang berlomba-lomba memaksimalkan ibadah mereka untuk bisa menjemput atau menikmati datangnya Lailatul Qadar. Sayangnya, tidak ada seorang pun yang tahu kapan munculnya malam istimewa tersebut, melansir dari Republika.id, Ahad (17/5/2020).

Lailatul Qadar merupakan malam penetapan bagi perjalanan hidup manusia yang mendapatkan kemuliaan dan keberkahan lebih baik dari seribu bulan. Sebagaimana firman Allah SWT: “Dan tahukah kamu, apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan, pada malam itu turun para Malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan, sejahteralah malam itu sampai terbit fajar” (QS al-Qadar : 2-5).

Selain itu, Rasulullah juga memberikan petunjuk dalam beberapa sabdanya terkait kapan Lailatul Qadar itu akan turun agar umatnya bersemangat menjemput malam kemuliaan itu.

Dari Siti Aisyah r.a, bahwasanya Rasulullah telah bersabda; “Beriktikaflah pada 10 hari terakhir bulan Ramadan dan carilah Lailatul Qadar itu di malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadan” (HR Bukhari-Muslim).

Baca Juga: Ini 3 Tanda Orang yang Bisa Raih Lailatul Qadar

Para sahabat Rasulullah pun pernah memberikan kesaksian tentang Lailatul Qadar ini. Dari Abi Salamah bahwasanya ia pernah bercerita: “Aku bertanya kepada Abi Sa’id, ia adalah sahabatku, lalu ia berkata, ‘Kami beriktikaf bersama Rasulullah dalam 10 hari pertengahan dari bulan Ramadan, lalu beliau keluar dari rumah pada pagi hari pada tanggal 20 Ramadan. Beliau lalu berkhotbah di hadapan kami: ‘Aku diperintahkan untuk menjemput Lailatul Qadar lalu aku lupa tepat waktunya, maka carilah ia pada 10 hari terakhir, pada hari ganjil’” (HR Bukhari).

Sahabat Ibnu ‘Umar r.a, pernah bercerita bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah diperlihatkan Lailatul Qadar dalam mimpi pada tujuh malam terakhir Ramadan. Kemudian, Rasulullah bersabda: “Aku melihat bahwa mimpi kalian tentang Lailatul Qadar itu terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka, barang siapa yang mau mencarinya, maka carilah pada tujuh malam terakhir itu” (HR Muslim).

Mengenai hal tersebut, para ulama memiliki kesimpulan yang berbeda-beda tentang tanggal ganjil terjadinya Lailatul Qadar sesuai riwayat hadis atau pemahaman yang mereka miliki. Namun, mereka sepakat bahwa Lailatul Qadar itu akan terjadi setiap tahunnya dalam tanggal yang ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Dengan begitu, umat Islam tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan terbaik ini. Tetap ada di rumah agar bisa lebih khusyuk beribadah, tertib membaca Alquran, beramal saleh sambil menyadari dosa dan kelemahan diri yang harus dilakukan sebagai jalan untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.id
Tirto.ID
Loading...

Komentar