Cara Sederhana Ini Permudah Istri Masuk Surga dan Dapat Ridha Allah SWT

  • Bagikan
Cara-Sederhana-Ini-Permudah-Istri-Masuk-Surga-dan-Dapat-Ridha-Allah-SWT
Ilustrasi (tongkronganislam.net)

PortalMadura.Com – Wahai muslimah, tidakkah Anda ingin menjadi wanita penghuni surga?. Sejatinya, seorang perempuan itu sangat mudah untuk masuk surga, tempat di mana impian semua umat muslim dengan segala kenyamanan yang dijanjikan oleh Allah SWT seperti dalam sebuah hadis.

Ada banyak hadis yang menerangkan tentang amalan-amalan yang bisa mengantarkan seorang wanita bisa masuk surga. Misalnya salah satu hadis, “bisa menjadi penghuni surga jika perempuan itu mampu menjaga salatnya”. Dalam hal ini dimana tidak sekalipun ia dengan sengaja meninggalkan salatnya yang fardhu.

Bahkan untuk menambah ibadahnya kepada Allah, perempuan itu justru melaksanakan salat-salat sunah. Selain itu perempuan itu juga mampu menjaga kesucian dirinya hingga akhir hayat. Ia mampu menjaga diri dari zina dan hanya menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada suaminya.

Selain itu, dalam berkeluarga pun ia taat kepada suaminya. Tidak membantah dan durhaka pada suaminya. Ia menjaga barang-barang suaminya dan amanat suaminya. Sehingga suaminya pun rida terhadapnya. Maka perempuan yang model seperti itu sangat dirindukan surga.

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِذَاصَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَاوَحَصَنْتَ فَرْجَهَاوَأَطَاعَتْ بَعْلَهَادَخَلَتْ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila perempuan menjalankan salat lima waktu, lalu ia menjaga kemaluannya dan ia taat pada suaminya, maka pasti ia masuk surga dari berbagai pintu yang ia kehendaki.” (HR Ibnu Hibban)

Sementara itu, Rasulullah SAW memberikan teladan dan tuntunan untuk menghadapi istri. Kesabaran dan ketelatenan sangat diperlukan bagi setiap suami dalam membimbing istri. Sebab secara umum setiap perempuan itu sangat mudah hatinya terluka.

Bila ada seorang suami tidak menyukai sifat dari istri maka jangan lah terlalu keras dalam meluruskannya. Sebab bila terlalu keras dan itu menyakiti istri akan dapat menimbulkan konflik dalam rumah tangga bahkan bisa berujung pada perceraian.

Akan tetapi jangan pula seorang suami membiarkan saja seorang istri yang memiliki sifat jelek karena khawatir jika menegur atau mengingatkan akan melukai perasaan istri.

Maka jalan terbaik adalah menasehati dan membimbing istri secara perlahan penuh kesabaran dan ketelatenan. Dijelaskan dalam sebuah hadis Rasulullah:

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :اِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلْعٍ لَنْ نَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةً فَاِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَاعِوَجٌ وَاِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَاكَسَرْتَهَاوَكَسْرُهَاطَلَاقُهَا.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk. Ia tidak bisa lurus padamu atas satu jalan. Maka bila kamu bersenang-senang dengan istrimu niscaya kamu mendapatkan kesenangan, pada dalam istrimu ada tetap bengkoknya. Dan bila kamu ngotot meluruskan istrimu, berarti kamu mematahkannya. Mematahkan itu berarti mencerainya.” (HR Muslim). Wallahu A’lam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.