oleh

Cara Sucikan dan Kembangkan Harta dalam Islam

PortalMadura.Com – Setiap manusia memiliki naluri yang kuat, salah satunya keinginan tentang harta. Keinginannya tersebut, di samping untuk memiliki harta yang banyak, mereka juga ingin agar hartanya itu bertambah dan berkembang terus dari satu waktu ke waktu yang lain, dan dari satu masa ke masa yang lain. Itulah sifat manusia yang tidak pernah merasa puas.

Bahkan, tidak ada seorang manusia pun yang menginginkan hartanya itu semakin berkurang. Manusia berupaya menambahnya, meskipun kadangkala mengusahakannya dengan cara-cara yang tidak terpuji dan bahkan merugikan orang banyak.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Allah SWT berfirman: ”Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan” (QS Al-Fajr : 20).

Sebagai ajaran yang selaras dan sejalan dengan naluri, fitrah, dan kebutuhan manusia, Islam mendorong manusia untuk memiliki dan mendapatkan harta kekayaan bagi pencapaian kemaslahatan dan kebahagiaan hidup yang hakiki, di dunia ini maupun di akhirat nanti. Islam tidak hanya mendorong dari aspek pengumpulan dan pendapatan, akan tetapi juga aspek pengeluaran dan pemanfaatannya, sekaligus untuk membersihkan dan menyucikannya.

Baca Juga: Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Tewas di Becak

Di sinilah umat Islam mendapatkan pedoman yang berkaitan dengan kesediaan untuk berzakat dan berinfak. Zakat dan infak yang kelihatannya akan mengurangi harta, justru sebaliknya akan mengembangkan dan memperbanyak harta yang dimiliki.

”Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya)” (QS Ar-Rum : 39).

Dalam sebuah hadis sahih riwayat imam Turmudzi, Rasulullah menyatakan, bahwa harta itu tidak akan berkurang dengan sebab disedekahkan, justru ia akan semakin bertambah banyak. Sebaliknya riba yang kelihatannya akan mengembangkan dan memperbanyak harta justru akan menghabiskan dan menghancurkannya.

Sebagaimana firman Allah: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa” (QS Al-Baqarah : 276).

Untuk itu, Kendatipun saat ini kondisi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia semakin terpuruk, tetapi kesediaan untuk berzakat dan berinfak dari harta benda yang dimiliki harus senantiasa ditumbuh kembangkan, agar harta itu semakin menjadi bersih, suci, dan penuh dengan keberkahan, sekaligus kesulitan hidup semakin bisa diatasi. Wallahu A’lam.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar