Catat ! 8 Hal yang Dapat Merusak Kualitas Kopi

  • Bagikan
kopi hitam
ilustrasi

PortalMadura.Com – Seruput secangkir kopi di pagi hari sudah menjadi rutinitas bagi sebagian orang sebelum beraktivitas. Kandungan kafeinnya dapat membuat mata ngantuk menjadi lebih segar. Tahukah Anda, menurut The International Coffee Organization, tingkat konsumsi kopi meningkat 10 persen setiap tahun.

Bagi penikmat kopi, membuat secangkir kopi yang benar-benar nikmati adalah menjadi seni murni tersendiri. Anda juga bisa belajar melakukannya jika Anda mengikuti beberapa aturan dasar lho. Anda bisa menilai kualitas kopi dengan memperhatikan baunya. Namun Anda harus hati-hati. Karena ada beberapa kesalahan yang seringkali Anda lakukan dan itu merusak kualitas kopi. Apa sajakah itu? yuk simak penjelasannya

1. Hemat membeli kopi

Bila Anda ingin membeli biji kopi dengan kualitas terbaik, jangan menghemat. Perlu diingat bahwa harga kopi berhubungan dengan rasanya. Lebih baik memiliki kopi dengan harga sedang di toko khusus. Pegawai toko akan membantu Anda memilih kopi yang bagus.

2. Tidak menggiling kopi

Sebagian besar orang lebih memilih untuk menghemat waktu dan membeli kopi bubuk. Padahal, kopi bubuk cenderung berada di supermarket selama berminggu-minggu dan dapat mengubah cita rasa kopi itu sendiri.

Bila Anda memutuskan untuk menggiling kopi sendiri, harus perhatikan tingkat penggilingannya. Ada lima tingkat penggilingan kopi, yakni kasar, sedang, tipis, untuk espresso, dan bubuk. Kopi dengan penggilingan kasar cocok untuk French Press, sedang untuk pembuatan kopi standar, sedangkan pilihan tipis dan bubuk baik untuk diseduh di teko kopi Eropa.

3. Tidak memperhatikan biji kopi

Perlu Anda ketahui, dua varietas kopi utama yakni Arabika dan Robusta. Arabika memiliki rasa yang lebih lembut, sementara Robusta memiliki rasa yang lebih pahit dan lebih banyak mengandung kafein. Kopi Arabika dua kali lebih mahal dari Robusta.

4. Menyimpan kopi dengan cara yang salah

Biji kopi memiliki tiga musuh, yakni udara, cahaya, dan panas. Perhatikan kemasannya. Harus kedap udara dan terdiri dari tiga lapis foil dengan katup untuk mencegah udara masuk.

Biji kopi dapat disimpan di kaleng namun pastikan tidak ada karat atau kopi Anda akan memiliki rasa logam. Anda tidak boleh membeli dan menyimpan kopi dalam kemasan plastik, ini menunjukkan produk tersebut memiliki kualitas rendah. Jika membeli kopi ke dalam kertas, lebih baik simpan biji kopi dalam wadah kedap cahaya dan udara.

5. Menggunakan cangkir yang salah

Anda harus menggunakan jenis cangkir yang tepat untuk menikmati sepenuhnya rasa kopi. Pilihan terbaik adalah cangkir berukuran 200 ml dengan sisi tebal.

6. Memberikan terlalu banyak bahan tambahan

Kopi adalah sumber antioksidan yang hebat. Penelitian terbaru membuktikan bahwa Anda bisa mendapatkan jumlah antioksidan yang sama dari kopi dengan atau tanpa susu. Namun jumlah susu atau gula yang berlebihan akan merusak rasa kopi paling segar.

7. Membeli terlalu banyak biji kopi

Pecinta kopi merekomendasikan untuk menggunakan biji kopi dalam tiga minggu setelah dipanggang. Jika Anda terlalu banyak membeli kopi sekaligus, maka kemungkinanan kopi baru habis lebih dari tiga minggu. Lebih baik membeli sedikit dan menikmati kopi yang segar.

8. Tidak membersihkan mesin kopi

Mesin kopi perlu dibersihkan secara teratur. Tidak hanya membantu menyelamatkan aroma kopi namun juga mencegah bakteri masuk ke kopi.(liputan6.com/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.