oleh

Dalam Islam, Ini 7 Adab Sebelum Tidur

PortalMadura.Com – Tubuh pasti akan merasa lelah setelah berkativitas seharian. Istirahat atau tidur merupakan hal yang dibutuhkan untuk kembali memulihkan stamina.

Kualitas tidur perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada kinerja organ tubuh. Apalagi dalam Islam juga diajarkan tentang adab tidur yang baik.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut beberapa adab tidur yang diajarkan Rasulullah SAW dan patut dicontoh.

Jangan Tidur Larut Malam

Manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup hingga 7-8 jam per harinya. Selain tidak baik untuk kesehatan, kebiasaan begadang atau terjaga di malam hari juga tidak disukai oleh Rasulullah. Hal ini karena begadang dinilai menyia-nyiakan waktu dan dapat memengaruhi waktu ibadah menjadi terlewatkan.

Diriwayatkan dari Abu Barzah radhiyallahu anhu, beliau berkata; “Bahwasanya Rasulullah membenci tidur malam sebelum Salat Isya dan berbincang-bincang yang tidak bermanfaat setelahnya,” (HR. Bukhari Muslim).

Berwudu

Rasulullah bersabda: “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudu terlebih dahulu sebagaimana wudumu untuk melakukan salat,” (HR. Bukhari Muslim).

Dengan berwudu, jelas tubuh akan lebih bersih dan terasa lebih nikmat saat beristirahat, serta lebih mudahnya Anda untuk beribadah karena dalam keadaan suci. Tidak hanya itu, keutamaan berwudu saat hendak tidur juga akan memengaruhi kualitas tidur seseorang, salah satunya dilihat dari mimpinya.

Membersihkan Tempat Tidur

Rasulullah menganjurkan untuk selalu membersihkan tempat tidur saat hendak tidur, yakni dengan mengambil kain dan mengibaskannya ke arah tempat tidur sebelum dibaringkan.

“Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘Bismillah’. Karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi,” (HR. Bukhari Muslim).

Matikan Lampu dan Menutup Wadah Makanan dan Minuman

Sebelum tidur, Rasulullah menyuruh kita untuk mematikan lampu, menyuruh menutup pintu, mengamankan bejana, dan mengamankan makanan-makanan.

Sebagaimana sabda Rasulullah: “Matikanlah lampu-lampu kalian jika kalian hendak tidur. Dan tutuplah pintu-pintu, tutuplah bejana serta wadah makanan dan minum kalian,” (HR. Bukhari).

Membaca Ayat Kursi

Saat hendak tidur, umumnya membaca doa sebelum tidur, yaitu “Bismika Allahumma ahya wa bismika aamuut”. Selain itu, ternyata juga dianjurkan untuk membaca bacaan lainnya, seperti membaca Ayat Kursi. Keutamaan membaca Ayat Kursi ini disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari: “Barang siapa yang membaca Ayat Kursi ketika akan tidur, maka Allah senantiasa menjaganya dan tidak akan didekati setan sampai subuh,” (HR. Bukhari).

Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi ketika Anda sedang tidur. Allah Maha Tahu Anda tidak berdaya kalau sedang pulas, tapi Allah Maha Kuasa atas segalanya. Allah telah berjanji untuk melindungi Anda ketika mengamalkan sunah Nabi, maka jangan tinggalkan doa-doa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad.

Berbaring Menghadap ke Kanan

Rasulullah juga menganjurkan untuk tidur dengan berbaring ke arah kanan, sebagaimana disampaikan dalam sabdanya: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kanan,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tidak hanya itu, Rasulullah juga melarang untuk tidur dalam posisi tengkurap, karena hal ini juga dimurkai Allah. “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) adalah posisi tidur yang dimurkai oleh Allah Azza wa Jalla,” (HR. Bukhari Muslim).

Menutup dengan Doa

Dari Bara bin Azib radhiyallahu anhu berkata bahwa ketika Rasulullah akan tidur, beliau akan berbaring di sisi kanan dan berdoa: “Allahumma aslamtu nafsiy ilayka wa fawwadhtu amri Ilayka wa wajjahtu wajhiya ilaulyika wa aljaatu zhohrii ailayka astaghfiruka wa attuubu Ilayka aamantubikitabika alladzii anzalta wabinabiyyikalladziii arsalta).

Artinya: “Ya Allah aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku serahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, dan aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena mengharap dan takut kepadaMu,”.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar