oleh

Doa Meminta Perlindungan Allah SWT Ketika Turun Hujan

PortalMadura.Com – Kini sudah mulai memasuki musim hujan kembali setelah beberapa bulan terjeda dari musim panas. Sangat perlu untuk berhati-hati bagi orang yang bekerja di luar ruangan, meski tidak selamanya yang bekerja di dalam ruangan terjamin keselamatannya.

Beraktivitas di luar ruangan, khususnya bagian lapangan memang rawan kecelakaan apalagi disaat musim hujan. Selain jalan yang licin, angin yang kencang juga bisa merobohkan pepohonan dijalan. Maka dari itu kita perlu banyak meminta perlindungan dari Allah SWT dimana pun berada dan dalam kondisi apapun.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Semua umat islam berlindung dengan cara berdoa, doa dapat diartikan pula sebagai pelindung untuk menghindari dari bencana dan musibah. Oleh karena itu saat musim hujan tiba Rasulullah menganjurkan umat islam untuk berdoa.

Berikut di bawah ini adalah doa ketika turun hujan dilansir dari laman Jogja.Tribunnews.Com, Sabtu (10/10/2020):

Dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu Anha berkata:

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat).”(HR. Bukhari No.1032)

Ibnu Baththol mengatakan, “Hadis ini berisi anjuran untuk berdoa ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5:18, Asy Syamilah)

Baca Juga: Manfaat Doa Nabi Yunus

Turun Hujan Waktu Mustajab untuk Berdoa

Begitu juga terdapat hadis dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

Dua doa yang tidak akan ditolak: (1) Doa ketika azan (2) Doa ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078)

Doa Ketika Hujan Lebat

Nabi shallallahu alaihi wasallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi shallallahu alaihi wasallam berdoa:

Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan).” (HR. Bukhari no. 1014)

Syekh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa doa di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya. (Lihat Dzikru wa Tadzkir, Sholih As Sadlan, hal. 28, Asy Syamilah)

Berdoa Setelah Turun Hujan

Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi shallallahu alaihi wasallam melakukan salat subuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya.

Tatkala hendak pergi, beliau menghadap jemaah salat, lalu mengatakan, “Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?” Kemudian mereka mengatakan,“Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari no. 846 dan Muslim no. 71).

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar