oleh

DPRD Sumenep Minta Pemkab Jembatani Petani dan Pabrikan

Bayar pajak itu wajib

PortalMadura.Com, Sumenep – DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta Pemerintah setempat dapat menjembatani persoalan niaga tembakau yang dikeluhkan petani tembakau. Sebab, tidak hanya harga yang rendah, tapi tembakau tidak terserap dengan maksimal lantaran hanya ada satu pabrikan yang melakukan pembelian.

“Kami banyak menerima aduan dari petani tembakau soal harga tidak stabil, bahkan tembakau petani banyak yang tidak terserap,” kata Ketua DPRD Sumenep sementara, Hamid Ali Munir, Senin (16/9/2019).

Baca Juga: Pembelian Tembakau Sumenep di Tingkat Petani Kian Lesu

Loading...

Menurut politisi PKB ini, pemerintah tidak hanya tinggal diam dalam persoalan penyerapan tembakau petani ini. Sebab, jika tidak terserap secara maksimal, petani akan merugi. Karena, tanam tembakau ini membutuhkan modal yang banyak.

“Tolong carikan solusi. Datangkan pabrikan ke Sumenep untuk melakukan pembelian. Jangan biarkan hanya ada beberapa pabrikan yang membeli,” ucapnya mendesak.

Lebih lanjut Hamid menegaskan, jika tembakau tersebut sudah tidak dibutuhkan, Pemerintah setempat seharusnya memberi peringatan kepada petani agar tidak melakukan penanaman tembakau di tahun ini. Tapi rupanya tidak demikian. Akhirnya, petani tetap menanam.

“Kalau petani sudah menanam seperti ini, ya pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Apapun caranya, tembakau petani harus terserap semuanya,” tukasnya.


Penulis: Samsul Arifin
Editor: Desy Wulandari


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar