oleh

Efek Buruk Suka Gonta-ganti Busi Motor

PortalMadura.Com – Selain mesin, busi juga merupakan salah satu komponen pada kendaraan yang memiliki fungsi vital untuk mendukung kerja sistem pembakaran pada sepeda motor. Untuk itu, pemakaian busi yang sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan pabrikan penting diperhatikan supaya bisa mendapatkan hasil pembakaran yang sempurna, melansir dari Liputan6.com, Jumat (3/4/2020).

Lantas, bagaiman jika sering menggonta-ganti pemakaian busi dengan cara menggantinya dengan berbagai merek meski dengan spesifikasi yang sama?. Seperti busi bawaan motor NGK, lalu diganti dengan berbagai merek?. Apakah ada efek terhadap motor saat gonta ganti merek busi?.

Menurut seorang Technical Support NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, pada dasarnya, gonta-ganti merek busi sama saja kalau Anda ganti-ganti spesifikasi dan merek oli mesin di kendaraan Anda.

“Semua itu kembali ke dapur dan bahan masing-masing yang digunakan, mungkin spek dan dimensi sama tapi komposisi kandungan dan teknologi pasti beda. Hasilnya jelas bakal terasa di setiap produk tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Efek WFH, 3 Risiko Ini Bisa Terjadi Pada Mobil Anda

Adapun efeknya, lanjut Diko, sering bongkar pasang busi dari merek dan spesifikasi berlainan selain mengganggu performa kendaraan atau pengapian, juga berimbas pada umur busi.

Selain itu, yang membuat umur busi pendek adalah tidak adanya perawatan terhadap peranti pemantik api tersebut. Tidak terjaganya kebersihan pada ruang bakar akan berlanjut ke kualitas bahan bakar. Banyaknya residu yang tidak habis terbakar berpotensi menjadi karbon fouling atau tumpukan kerak.

“Penggantian busi juga bisa dibarengi dengan pemilihan spek koil yang disesuaikan dengan cara pilih busi yang punya celah lebih besar karena semakin besar daya voltase yang diterima busi, maka panas yang diterima di elektroda juga meningkat, kalo panas meningkat potensi erosi pada elektroda jadi semakin besar,” pungkasnya.

Rewriter : Salimah
Sumber : Liputan6.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar