Inilah 3 Hal yang Bisa Bikin Anda Tak Bersyukur, Waspadai!

Bersyukur
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Selain alam semesta dan seisinya ini, disadari atau tidak, segala sesuatu yang ada pada diri setiap manusia mulai ujung rambut sampai ujung kaki merupakan nikmat dan anugerah yang telah Allah berikan kepada umatnya.

Melihat keagungan Tuhan yang begitu tidak ternilai itu, sudah seharusnya setiap manusia untuk selalu bersyukur dan mengingat nikmat yang telah didapatkan. Tidak kah Anda merasa bersyukur atas kesempatan hidup di dunia?.

Tapi sayangnya, masih banyak orang yang enggan atau bahkan menyepelekan nikmat itu sehingga membuatnya tidak bersyukur. Padahal, dengan mengingat-Nya akan berdampak baik bagi dirinya sendiri. Sebagaimana sebuah hadis mengatakan,

Karena itu ingatlah kamu kepada-ku. Niscaya Aku ingat kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-ku dan jangan kamu mengingkari-ku” (QS. Al-Baqarah:152).

Bersyukur pada hakekatnya merupakan konsekuensi logis bagi seseorang makhluk seperti manusia kepada Allah, sebagai Tuhan yang telah menciptakan dan melimpahkan berbagai nikmat.

Namun, kerap sekali makhluk-Nya terlupa bahkan melupakan-Nya. Apa penyebabnya?. Pada umumnya ada tiga hal yang sering membuat seseorang Anda tidak bersyukur:

Pertama, Anda sering memusatkan diri pada apa yang Anda inginkan bukan pada apa yang Anda miliki. Hal ini terjadi karena Anda salah dalam melakukan penilaian.

Anda sering mengukur suatu nikmat dari Allah dengan ukuran diri sendiri, artinya jika keinginan dipenuhi, maka ia kan mudah bersyukur sebaliknya jika belum dikabulkan, maka ia enggan untuk bersyukur.

Kedua, selalu melihat kepada orang lain yang diberikan lebih banyak nikmat, perilaku ini hanya menyuburkan rasa iri, hasud dan dengki kepada orang lain.

Baca Juga:  7 Cara Berbakti pada Orang Tua yang Sudah Wafat

Cobalah untuk melihat orang yang kurang beruntung, banyak di sekitar Anda yang tidak bisa menikmati indahnya pandangan dunia, bahkan ada yang tidak bisa hanya untuk sekedar berjalan.

Tidak jarang Anda merasa orang lain lebih beruntung, ke manapun Anda pergi, selalu ada yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik dan lebih segalanyaaa dari Anda.

Rasullah mengajarkan, “Apabila seseorang diantara kamu melihat orang yang dilebihkan Allah dalam hal harta benda dan bentuk rupa, maka hendaklah ia melihat kepada orang-orang yang lebih rendah dari padanya”.

Ketiga, menganggap apa yang dimilki adalah hasil usaha sendiri, perilaku ini menumbuhkan sifat kikir, sombong dan melupakan Allah sebagai pemberi nikmat tersebut, padahal tidak ada satu nikmat pun yang datang dengan sendirinya.

Melainkan Allah yang telah mengatur semuanya, kini mumpung Allah masih memberikan waktu, satu-satunya cara yang harus Anda lakukan adalah mensyukuri semua nikmatnya dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Bukankah Sang Maha Pencipta telah berfirman:

Bersyukurlah kepadaku maka Aku akan tambahkan nikmat-ku dan janganlah kufur (congkak/sombong) karena siksaku teramat pedih” (QS. Ibrahin : 7).

Pertanyaannya, Dengan Apa Anda Harus Mewujudkan Rasa Syukur Itu?

Adapun manifestasi dari rasa syukur itu adalah: Pertama, hendaklah tertib menjalankan ibadah sebagai bagian terima kasih Anda kepada Sang Pencipta.

Baca Juga:  Suami Memukul Istri, Ini Hukumnya dalam Islam

Bukan lagi sebagai suatu yang membebani hidup Anda, justru sebaliknya tetapi sangat mudah dan sangat murahnya, hanya dengan ketaatan, ketertiban dan kekhusyu’an ibadah.

Kedua, tekun belajar bukan lagi beban karena disuruh oleh orang tua, guru atau siapa pun, tetapi tekun belajar karena Anda bersyukur atas anugerah otak yang telah diberikan kepada Anda.

Berprestasi dalam pendidikan adalah jawaban dari rasa terima kasih Anda atas anugerah otak apabila Anda tidak mengoptimalkan pengguna otak dengan tekun belajar, maka sang pencipta akan menghinakan Anda baik di dunia maupun di akhirat.

Sebelum semua terlambat, marilah mengubah pola pikir tingkah laku dan amal perbuatan Anda dengan bersyukur kepada Sang Pencipta agar Anda dimuliakan saat hidup di dunia dan dimuliakan ketika menghadap-Nya. Sebagaimana janji Allah:

Allah akan meninggikan orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. al-Mujadilah : 11).

Setelah membaca penjelasan di atas, selagi masih ada waktu yang diberikan oleh Allah SWT, sudahkah Anda mensyukuri semua nikmat-Nya?. Semoga menjadi renungan bersama. Wallahu A’lam. (islamidia.com/Putri)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.