oleh

Kenali 4 Ciri Pasangan Anda Seorang Hiperseks, Apa Saja?

PortalMadura.Com – Hampir setiap pasangan suami istri beranggapan bahwa bercinta membawa kenikmatan tersendiri. Sensasinya akan dirasakan ketika keduanya sama-sama saling menyatu dalam cinta dan kasih sayang.

Berhubungan intim jika dilakukan sewajarnya mungkin tidak jadi masalah. Ironisnya, terkadang ada masalah yang membayangi kegiatan ‘seksual’ tersebut. Salah satunya adalah hiperseks atau kecanduan bercinta.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Berbicara kecanduan, tentunya hal ini dilakukan di luar batas wajar. Seseorang yang memiliki perilaku ini cenderung dorongan ‘seksual’ nya luar biasa intens.

Orang tersebut juga mungkin mempunyai obsesi yang tidak sehat dengan kegiatan ‘seksual’. Obsesi yang mungkin membuatnya berperilaku ‘seksual’ ini berisiko dengan konsekuensi berbahaya.

Baik pria maupun wanita memiliki kemungkinan untuk memiliki kecanduan bercinta. Namun hal ini lebih sering terjadi pada pria. Hiperseks dapat berdampak pada kehidupan pribadi dan pekerjaan yang mengarah ke kesusahan signifikan serta perasaan malu.

Jangan diabaikan, tidak menutup kemungkinan pasangan Anda juga mengalami kecanduan bercinta. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui ciri-cirinya. Lalu, apa tanda-tandanya?.

Dilansir Okezone.com, yang dikutip dari The Health Site, inilah tanda-tanda suami Anda kecanduan bercinta atau hiperseks:

Tidak Lagi Menunjukkan Ketertarikan

Jika pasangan tiba-tiba mulai membuat alasan agar tidak melakukan kegiatan bercinta, hal ini perlu diwaspadai. Pasalnya, kecanduan ‘seks’ dapat membuat pria kehilangan minat pada pasangannya.

Hal ini dikarenakan energi ‘seksual’ nya bergerak ke arah yang berbeda. Tidak adanya penggabungan keinginan dapat melukai hubungan dan juga dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Penampilannya di Tempat Tidur Terlihat Menderita

Seorang yang hiperseks biasanya terlalu tertarik pada pornografi. Saat tidak adanya visual dan rangsangan yang biasa dilihat, ia mungkin tidak dapat mengembangkan dan mempertahankan ereksi.

Tahukah Anda, ketika hal ini terjadi dapat menyebabkan disfungsi ereksi, menunda ejakulasi, dan dapat memengaruhi penampilannya di tempat tidur.

Menghabiskan Banyak Waktu untuk Kegiatan Seksual

Segala jenis aktivitas ‘seksual’ bisa menjadi paksaan saat seseorang mengalami hiperseks. Dirinya menghabiskan banyak waktu untuk melakukan kegiatan ‘seksual’ dan tidak memiliki kendali atas perilakunya. Perilakunya sama dengan pecandu narkoba.

Baca Juga : 4 Suara ‘Aneh’ yang Dipercaya Paling Seksi Saat Bercinta

Pecandu bercinta dapat mengambil risiko dan menikmati perilakunya dengan cara melakukan kegiatan ‘seksual’ pada siapapun selain pasangan. Tentunya hal ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit menular ‘seksual’.

Menghindari Tanggung Jawab

Biasanya, seorang hiperseks membutuhkan lebih banyak waktu untuk kegiatan ‘seksual’ nya. Mereka akan sering melupakan tanggung jawabnya yang mulai terlihat pada hubungan dan kehidupan profesional.

Selain itu, dirinya juga berusaha menghindari tanggung jawab baru karena akan mengganggu waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas ‘seksual’ nya.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar