oleh

Kenali Seseorang Yang Ingin Bunuh Diri

PortalMadura.Com – Setiap orang bisa mengamati jika ada perubahan perilaku yang terjadi pada keluarga atau kerabat. Bisa jadi ia tak mampu menghadapi permasalahannya dan sedang membutuhkan pertolongan.

Ada beberapa tanda seseorang ingin bunuh diri :

Selalu berbicara dan berpikir tentang kematian.Melakukan tindakan yang mengantar pada kematian, seperti menyetir ugal-ugalan, melakukan olahraga ekstrem tanpa berhati-hati, atau mengkonsumsi dosis obat berlebihan.

Selain itu, kehilangan minat pada hal yang ia sukai. Berbicara atau mem-posting sesuatu dengan kata-kata yang kelam, seperti tidak ada harapan dan merasa tidak berharga.

Mengatakan sesuatu yang menyalahkan dirinya seperti ‘ini semua tidak akan terjadi jika aku tidak ada di sini’ atau ‘mereka akan lebih baik tanpa diriku’.

Perubahan suasana hati yang drastis, dari sedih bisa tiba-tiba merasa bahagia. Berbicara tentang kematian dang bunuh diri. Mengucapkan selamat tinggal pada seseorang, padahal ia tak ada rencana pergi ke mana-mana. Depresi berat yang membuatnya memiliki gangguan tidur.

Lakukan Tindakan Ini

Setiap masalah pasti ada solusinya. Seberat apa pun itu, permasalahan juga pasti akan berakhir. Yang perlu Anda lakukan jika Anda atau kerabat Anda mengalami tanda-tanda ingin bunuh diri adalah mencari bantuan profesional, kunjungi terapis.

Berkumpul dengan orang-orang yang positif dan suportif. Selalu ingat, bahwa hidup memang sementara, permasalahan Anda pun hanya sementara tanpa harus mengakhiri hidup Anda. Setiap individu di muka bumi ini berharga dan bisa memiliki peran yang baik, yang terpenting jangan pernah menyerah.

Jika kerabat Anda yang mengalaminya, Anda harus menjadi pendengar yang baik, coba bujuk untuk pergi ke terapis, tetapi jangan beradu argumen tentang kematian atau bunuh diri. Orang yang sedang memiliki masalah berat, cenderung tidak berfikir rasional. Terus berikan semangat.

Obat yang dipakai sebagai pengobatan adalah antidepresan, namun Anda harus berkonsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakannya. Beberapa studi menunjukan bahwa neurobiologi bunuh diri  disebabkan oleh neurotransmitter serotin, yang memainkan peran sentral pada setiap keinginan bunuh diri.(Berbagai Sumber/Har)


Komentar