oleh

Penyanyi Dangdut Tidak Harus Menanggalkan Adat Ketimuran

IKE FITRIANI. Penggemar musik dangdut, khususnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak akan asing lagi dengan Fitri sapaan IKE FITRIANI. Penyanyi dangdut yang satu ini berusaha mempertahankan adat ketimuran di dunia musik dangdut.

Anak pertama dari tiga bersauara ini menilai, perkembangan musik dangdut di bumi nusantara ini sangat luar biasa dan sudah banyak kreasi baru dari tahun ketahun. Sehingga musik dangdut pun semakin mempunyai tempat dihati masyarakat.

Namun, dia menyayangkan ketika harus identik dengan goyangan yang semakin berani dan menantang, sehingga sebagian orang ada yang sinis, bahkan terkesan (maaf) jorok.

“Sebagai penyanyi tidak hanya mampu menghibur penggemar, tetapi harus bisa menjaga diri dan jangan sampai lepas dari adat ketimuran,” kata Fitri, pada PortalMadura, Kamis (6/2/2014).

Saat ini, promo yang dilakukan para penyanyi dangdut gencar dilakukan dimedia sosial You Tube. Dari penampilannya luar biasa. Bahkan, judul dalam video itu terkesan dan selalu identik dengan kalimat yang tidak bagus untuk perkembangan moral anak bangsa.

“Saya tidak tahu, apakah vokalisnya yang memang mempunyai niatan seperti itu, atau kameramennya yang berusaha untuk menampilkan penyanyi dangdut seperti tidak memperhatikan pakaian yang sopan,” ujar Fitri yang suka buah durian ini.

Perempuan kelahiran Sumenep, 14 September 37 tahun lalu ini mengaku senang sebagai orang Madura yang juga bisa berkreasi di dunia musik dangdut. Meski dirinya tidak mempunyai guru khusus dalam tarik suara, namun karena sudah hobi sejak berada dibangku sekolah dasar, maka dirasa sulit untuk meninggalkan dunia musik.

“Jujur saja, aq senang di dunia musik. Ini hiburan, mas!,” ucap Fitri yang juga meluangkan waktunya menjadi guru Taman Kanak-Kanak (TK).

Dia berharap, para penyanyi dangdut di Madura tetap tampil prima seiring dengan perkembangan dunia musik saat ini, namun bukan berarti harus menanggalkan adat ketimuran.

“Kalau sudah penyanyi dangdut memperlihatkan pakaian dalam dan sampai melepas baju dipanggung, itu bukan penyanyi. Sudah! cari tempat lain saja la, bukan di panggung,” tandas Fitri sambil tersenyum manis.

Meski dia tidak sampai masuk ke dapur rekaman. Namun, job yang diterima, nyaris tidak ada waktu istirahat di rumah. “Kalau malam job saya ful. Kalau siang kadang saya juga menerima job selama tidak mengganggu aktifitas dilembaga pendidikan,” Pungkas Fitri Saat PortalMadura berkunjung ke Rumahnya di Kalianget, Sumenep.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE