oleh

PMII Pamekasan : Bebaskan Aktifis PMII dan Turunkan Bendera PD

PAMEKASAN (PortalMadura) – Aksi puluhan Mahasiswa PMII Pamekasan terus berlanjut menyuarakan agar rekan-rekannya segera dibebaskan oleh Polres Sampang, Madura, Jawa Timur.

Aksi itu dilakukan di depan komisariat PMII Unira Jl Raya Panglegur. Dengan membawa bendera kebesarannya kuning bintang, mereka juga mengusung poster dan meletakkannya di dekat Bendera Partai Demokrat.

Korlap Aksi, Moh Bisri mengatakan, di era reformasi saat ini siapapun berhak menyampaikan pendapat dan aspirasi. Sehingga tidak ada alasan bagi siapapun yang mencegah warga negara untuk menyampaikan aspirasinya, maka ia telah menentang demokrasi di negeri ini.

“Tuntutan kita hanya ingin teman kami segera dibebeaskan karena kita bukan musuh negara. Dan juga bendera Partai Demokrat segera dicopot, karena presiden datang atas nama rakyat bukan atas nama partai,” kata Bisri depan puluhan aparat.

iklan hari santri

Aksi yang dilakukan di tepi jalan propinsi itu sempat mengganggu arus lalu lintas terutama dari arah Surabaya menuju Sumenep. Dan di jalan itu, dijadwalkan akan dilewati oleh Presiden SBY dan rombongannya.

Bisri menjelaskan, pihaknya juga mendesak aparat mencopot semua bendera partai Demokrat yang dipasang di sepanjang jalan. Sedangkan bendera merah putih hanya terlihat di beberapa titik tidak merata di sepanjang jalan yang akan dilewati presiden.

“Ini adalah bukti bahwa presiden datang ke Madura bukan atas nama rakyat tapi lebih banyak ke partai. Sehingga kita minta segera turunkan bendera partai Demokrat itu,” jelasnya. (reiza/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.