oleh

Sayap Pintu Gerbang Keraton Dirusak, Pejabat PU Bina Marga Sumenep Akui Kesalahan Pekerja

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Erik Susanto, mengakui ada kesalahan yang dilakukan pekerja hingga merusak sayap pilar pintu gerbang bekas Keraton Parsanga.

“Ini terjadi miskomunikasi. Awalnya, sudah diberi tanda merah, mana yang harus dipugar. Bukan itunya (sayap pilar, red). Kami pun sudah berkoordinasi dengan kepala desa yang lama,” dalih Erik Susanto, saat turun ke lokasi, Selasa (21/7/2020).

iklan pilbup

Pihaknya berjanji akan mengembalikan wujud dari bangunan sayap pada pilar pintu gerbang bekas Keraton Parsanga yang dirusak oleh pekerja jalan lingkar utara kota Sumenep. “Kami juga tidak ingin merusak. Akan kami kembalikan pada bangunan semula,” ujarnya.

Baca Juga : Sayap Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep Dirusak

Ia mengakui jika butuh pelebaran jalan untuk akses jalan lingkar utara kota Kabupaten Sumenep, namun tidak sampai pada pilar pintu masuk gerbang bekas Keraton Parsanga. “Kebutuhan pelebaran jalan tidak sampai pada pilar itu,” terangnya.

Saat turun ke lokasi, para pekerja mulai memperbaiki sayap pilar pintu gerbang bekas Keraton Parsanga yang dirusak pada hari sebelumnya hingga mengundang protes dari pemuda Desa Parsanga.

Sayap Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep Dirusak
Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep bagian timur yang dirusak. Selasa (21/7/2020) mulai diperbaiki @portalmadura.com

Pilar atau pintu gerbang bekas Keraton Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep merupakan peninggalan Pangeran Siding Puri yang berkuasa pada tahun 1502 sampai dengan 1559.

Baca Juga : Pejabat Disparbudpora: Kerusakan Pilar Pintu Gerbang Keraton Parsanga Capai 50%

Di masa itu, menjadi pusat Pemerintahan Sumenep. Pangeran Siding Puri juga dikenal dengan sebutan Adipati Pangeran Arya Wiroboyo (Pangeran Atio Secodiningrat V).(*)

Penulis : Hartono
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar