<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Sumpah Pocong &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/sumpah-pocong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Sep 2020 02:13:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Sumpah Pocong &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gegara Sakit Cacar Tak Kunjung Sembuh, Dua Warga Madura Jalani Sumpah Pocong</title>
		<link>https://portalmadura.com/gegara-sakit-cacar-tak-kunjung-sembuh-dua-warga-madura-jalani-sumpah-pocong-241044/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/gegara-sakit-cacar-tak-kunjung-sembuh-dua-warga-madura-jalani-sumpah-pocong-241044/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 12:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu santet]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=241044</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/gegara-sakit-cacar-tak-kunjung-sembuh-dua-warga-madura-jalani-sumpah-pocong-241044/">Gegara Sakit Cacar Tak Kunjung Sembuh, Dua Warga Madura Jalani Sumpah Pocong</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Dua warga Dusun Kalak Timur, Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten pamekasan,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/gegara-sakit-cacar-tak-kunjung-sembuh-dua-warga-madura-jalani-sumpah-pocong-241044/">Gegara Sakit Cacar Tak Kunjung Sembuh, Dua Warga Madura Jalani Sumpah Pocong</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a></strong> &#8211; Dua warga Dusun Kalak Timur, Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/pamekasan/">pamekasan</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, melakukan sumpah pocong, Sabtu (12/9/2020).</p>
<p>Ritual sumpah pocong itu berlangsung di Masjid Jamik Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang. Kasusnya, dugaan ilmu santet.</p>
<p>Kedua warga itu, Ibu Saninten selaku penuduh dan Bapak Armodin sebagai tertuduh memiliki ilmu santet.</p>
<p>Tuduhan itu berawal dari korban, Rosi keponakan Saninten mengalami sakit cacar hingga sempat semaput.</p>
<p>Sudah sering berobat, baik alternatif maupun kepada dokter. Namun, penyakit Rosi tidak kunjung sembuh hingga 2 bulan.</p>
<p>&#8220;Saya curiga sama Bapak Armodin yang melakukannya, karena punya ilmu hitam [sihir],&#8221; kata Saninten.</p>
<p>Sumpah pocong dilakukan sebagai upaya tebusan terhadap tertuduh guna menuju penyelesaian melalui ritual yang selama ini sering dilakukan di Madura.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan sumpah pocong untuk mengesahkan ucapan supaya tidak memiliki hutang apapun [ungkapan jani],&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara, Armodin selalu tertuduh mengaku diajak untuk melakukan sumpah pocong dengan tuduhan memiliki ilmu hitam pasca Rosi sakit cacar.</p>
<p>&#8220;Saya bersumpah supaya diterima oleh penuduh. Jika saya salah, semua keluarga jadi taruhan [sebagai tumbal],&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Takmir Masjid Madegan, Sampang, H. Moh Hasin menceritakan dampak dari sumpah pocong.</p>
<p>&#8220;Empat bulan lalu, ada warga Sampang melakukan sumpah pocong karena tuduhan santet. Namun, penuduh meninggal dunia di rumahnya sekitar dua pekan lalu,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Bahkan, saat saya masih masa pendidikan, warga yang bersalah langsung meninggal setelah melakukan sumpah pocong di Masjid ini,&#8221; ceritanya.(*)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/gegara-sakit-cacar-tak-kunjung-sembuh-dua-warga-madura-jalani-sumpah-pocong-241044/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh Sumpah Pocong di Sampang, Ketahui Hukumnya Dalam Islam</title>
		<link>https://portalmadura.com/heboh-sumpah-pocong-di-sampang-ketahui-hukumnya-dalam-islam-233138/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/heboh-sumpah-pocong-di-sampang-ketahui-hukumnya-dalam-islam-233138/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 11:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah dalam islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=233138</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/heboh-sumpah-pocong-di-sampang-ketahui-hukumnya-dalam-islam-233138/">Heboh Sumpah Pocong di Sampang, Ketahui Hukumnya Dalam Islam</a></p>
<p>PortalMadura.com – Anda pasti pernah mengalami persengketaan dengan orang lain dan Anda akan berusaha untuk...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/heboh-sumpah-pocong-di-sampang-ketahui-hukumnya-dalam-islam-233138/">Heboh Sumpah Pocong di Sampang, Ketahui Hukumnya Dalam Islam</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> – Anda pasti pernah mengalami persengketaan dengan orang lain dan Anda akan berusaha untuk menyelesaikan masalah Anda dengan cara musyawarah. Namun juga banyak orang menyelesaikan masalah dengan pertengkaran bahkan melakukan sumpah pocong.</p>
<p>Sumpah pocong merupakan sumpah yang dilakukan oleh seseorang yang bersengketa. Sumpah ini dilakukan oleh seseorang dalam keadaan menggunakan kain kafan layaknya orang meninggal. Sumpah pocong ini biasanya dilakukan untuk membuktikan sebuah kebenaran jika seseorang dituduh melakukan kesalahan.</p>
<p>Pada saat melakukan sumpah pocong ini, orang yang di ambil sumpahnya akan mempertaruhkan sesuatu jika sumpah yang diambilnya tidak sesuai dengan kebenaran. Namun bagaimanakah hukum sumpah pocong dalam Islam?</p>
<p>Dilansir dari laman <em>Dalamislam.com, Islampos.com</em> Kamis (25/6/2020) Anda harus mengetahui hukum sumpah pocong dalam Islam.</p>
<p>Sebenarnya praktek sumpah pocong tidak dikenal dalam Islam dan bersumpah dengan nama selain Allah adalah dilarang. Rasulullah SAW bersabda, <em>“Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka dia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan.”</em> (HR. Tirmidzi)</p>
<p>Dalam agama Islam sumpah pocong dianggap sebagai bentuk kemusyrikan, dimana bersumpah pada selain Allah adalah suatu perbuatan syirik yang tidak diampuni Allah.</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”</em> (QS An Nisa : 48)</p>
<h2>Dalil Terkait Sumpah Pocong</h2>
<p>Umat Islam masih banyak yang melakukan sumpah poncong, namun ini tidaklah membuat sumpah diperbolehkan. Beberapa kalangan ada yang memperbolehkan sumpah pocong asal dilakukan bukan dengan nama selain Allah. Dalil dilarangnya mengambil sumpah dengan nama selain Allah disebutkan berikut ini:</p>
<p>Suatu ketika orang-orang Yahudi mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, <em>“Sesungguhnya kalian telah berbuat syirik, kalian mengatakan, ‘Atas kehendak Allah dan kehendakku’ dan kalian mengatakan, ‘Demi Ka’bah’…”</em> (HR. Nasa`i dari Qutailah)</p>
<p><strong>Baca Juga :<em><a title="Tautan ke: Isu Santet, Sumpah Pocong Jadi “Pengadilan” di Masjid Madegan" href="https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Isu Santet, Sumpah Pocong Jadi “Pengadilan” di Masjid Madegan</a></em></strong></p>
<h3><em>Sumpah Dalam Islam</em></h3>
<p>Saat Anda bersumpah harus dilakukan dari dalam hati dan diatasnamakan Allah dan mengambil sumpah selain nama Allah adalah suatu dosa besar. Ini terdapat pada dalil <em>“Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah maka ia telah kufur atau syirik. ”</em> (HR Tirmidzi dari Umar ibnu Khattab).</p>
<h3>Melanggar Sumpah</h3>
<p>Saat Anda sudah bersumpah mengatasnamakan Allah maka tidak boleh melanggar sumpah tersebut. Jika Anda melanggar sumpah maka ada konsekuensi yang didapat seperti yang tercatum dalam ayat berikut:</p>
<p><em>&#8220;Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya)”</em>. (Qs Al Maidah : 89)</p>
<p>Sebaiknya jika ada suatu permasalahan atau persengketaan untuk diselesaikan secara musyawarah dan bicarakan dengan baik-baik.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam “Dan Allah lebih tahu&#8221;</em></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/heboh-sumpah-pocong-di-sampang-ketahui-hukumnya-dalam-islam-233138/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Isu Santet, Sumpah Pocong Jadi &#8220;Pengadilan&#8221; di Masjid Madegan</title>
		<link>https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 03:24:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Madegan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=233106</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/">Isu Santet, Sumpah Pocong Jadi &#8220;Pengadilan&#8221; di Masjid Madegan</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Santet adalah proses mencelakakan, merugikan, sampai bertindak jahat kepada seseorang atau target....</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/">Isu Santet, Sumpah Pocong Jadi &#8220;Pengadilan&#8221; di Masjid Madegan</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a></strong> &#8211; Santet adalah proses mencelakakan, merugikan, sampai bertindak jahat kepada seseorang atau target.</p>
<p>Caranya, dengan ilmu hitam jarak jauh yang menggunakan banyak medium. Medium-medium tersebut &#8216;dikirim&#8217; oleh para dukun atau &#8216;orang pintar&#8217; yang disewa oleh penyantet. tulis<em> idntimes.</em></p>
<p>Ilmu hitam ini, sebenarnya sudah hadir di tengah kehidupan masyarakat sejak zaman Nabi. Meski begitu, seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang mulai tidak percaya dengan ilmu-ilmu seperti ini.</p>
<p>Meski tidak percaya, tetap saja ada kasus yang melibatkan isu santet sampai saat ini. Salah satunya, terjadi di Kabupaten Sampang, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, yang harus menempuh jalur &#8220;pengadilan&#8221; sumpah pocong di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Rabu (24/6/2020).</p>
<p>Siapa yang menyebutkan bahwa seseorang diserang santet?. Sudah lumrah di tengah-tengah masyarakat bahwa tahu jika seseorang disantet setelah datang dari dukun atau ada yang hanya melalui mimpi dan prasangka buruk lainnya.</p>
<p>Padahal, dukun atau &#8216;orang pintar&#8217; adalah sebuah istilah yang secara umum dipahami dalam pengertian orang yang memiliki kelebihan dalam hal kemampuan supranatural yang menyebabkannya dapat memahami hal tidak kasat mata.</p>
<p>Bahkan, ada yang menerjemahkan seorang dukun adalah orang yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan arwah dan alam gaib, yang dipergunakan untuk membantu menyelesaikan masalah di masyarakat, seperti penyakit, gangguan sihir, kehilangan barang, kesialan, dan lain-lain. tulis <em>wikipedia.</em></p>
<p>Kasus santet atau isu santet dan istilah dukun kerap menimbulkan perpecahan silaturahmi di antara mereka. Bahkan, nyawa jadi korban dan berdampak pada kasus hukum.</p>
<p>Di Madura, khususnya di wilayah Kabupaten Sampang, ada masjid yang dipercaya dan sudah sering dijadikan tempat sebagai lembaga pengadilan bagi mereka yang berseteru karena isu santet.</p>
<p>Namanya Masjid Madegan. Lokasinya di Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang. Yang bersetru karena dugaan santet sama-sama menjalani sumpah pocong yang diyakini akan ada efek buruk kepada mereka yang nyantet jika benar-benar nyantet. Begitu pula diyakini akan mengalami hal buruk bagi penuduh jika tuduhannya salah.</p>
<p>Proses sumpah pocong digelar layaknya orang meninggal dunia. Secara bergantian antara yang dituduh dan yang menuduh dibungkus kain kafan dan diikat pada bagian kaki, tengah dan bagian kepala. Hanya saja ada bagian muka yang dibiarkan agar ada udara masuk.</p>
<p>Sumpah dengan kalimat agama dilakukan atas panduan seseorang yang ditokohkan. Kitab Suci Alquran juga disandingkan pada proses sumpah pocong tersebut.</p>
<p>Seperti yang berlangsung di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang, pada Rabu (24/6/2020) atas isu santet. Penuduh Abdus Sarip (55) dan tertuduh Bu Suranten (60). Keduanya warga Dusun Marombuk Timur, Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Putra Suranten (tertuduh) Juhari menceritakan, awalnya putri penuduh bernama Hikmah pergi silaturahmi ke rumah tertuduh pada acara kenduri atau selamatan.</p>
<p>Kebiasaan di Madura, sepulangnya dari ikut kenduri diberi oleh-oleh. Begitu juga, Hikmah membawa bekal makanan yang diberi tuan rumah.</p>
<p>&#8220;Sampai di rumah, bekal yang dibawa pulang dimakan. Lalu Hikmah mengalami panas badan dan sakit tenggorokan,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah itu, Hikmah pergi ke rumah orang tuanya memberi tahu jika sakit yang diderita tidak wajar. Keluarga penuduh pergi ke dukun untuk mengetahui penyebabnya.</p>
<p>&#8220;Kata dukun, ada penyakit yang baru masuk. Sehingga keluarga kami dituduh memiliki ilmu santet,&#8221; terangnya.</p>
<p>Keluarga penuduh, Abdus Sarip membenarkan, jika putrinya bernama Hikmah sempat makan nasi yang dibawa pulang dari rumah tertuduh usai acara selamatan.</p>
<p>&#8220;Setelah makan, tenggorokan anak sakit dan ada sesuatu seperti bergerak. Setelah diperiksa kepada seorang dukun, ada penyakit yang masuk,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Sarip yang ada ikatan keluarga yakni saudara sepupu dengan anak tertuduh itu, mengaku penyakit yang diderita Hikmah masih ada reaksinya. &#8220;kata dukun, penyakitnya masih ada,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Takmir Masjid Madegan, Hasin Abdul Hamid melakukan mediasai terhadap keluarga tertuduh dan penuduh terlebih dahulu.</p>
<p>Tujuannya untuk memberikan pencerahan supaya tradisi sumpah pocong bukan menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan masalah sosial tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami mediasi dulu antara tertuduh dan penuduh. Apakah bisa selesai tanpa sumpah pocong atau mereka benar-benar siap menerima segala risiko dari sumpah pocong,&#8221; katanya.</p>
<p>Efek dari sumpah pocong, di antara mereka yang terbukti bersalah dapat mengalami gejala atau reaksi sakit paling singkat dua pekan dan paling lama sampai 40 hari.</p>
<p>&#8220;Terkadang mereka mengalami sakit, bahkan sampai meninggal dunia sebelum ada reaksi sakit,&#8221; pungkasnya.(*)</p>
<blockquote><p><em>&#8212; Semua kembalikan pada Allah, semoga tetap di jalan yang benar &#8212;</em></p></blockquote>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/isu-santet-sumpah-pocong-jadi-pengadilan-di-masjid-madegan-233106/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prosesnya Ngeri! Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong</title>
		<link>https://portalmadura.com/prosesnya-ngeri-warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-220279/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/prosesnya-ngeri-warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-220279/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2020 16:47:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[isu santet]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Madegan Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=220279</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/prosesnya-ngeri-warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-220279/">Prosesnya Ngeri! Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Isu santet yang diawali dengan mimpi buruk masih menjadi fenomena serius di...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/prosesnya-ngeri-warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-220279/">Prosesnya Ngeri! Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a></strong> &#8211; Isu santet yang diawali dengan mimpi buruk masih menjadi fenomena serius di tengah kehidupan masyarakat pulau garam <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>.</p>
<p>Hal ini terbukti pada Jumat (7/2/2020), dua warga <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/pamekasan/">pamekasan</a>, Jawa Timur, yang berseteru karena dugaan ilmu hitam sepakat menjalani sumpah pocong.</p>
<p>Proses sumpah pocong berlangsung di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang.</p>
<p>Masjid tersebut dipercaya sebagai tempat paling tepat untuk melangsungkan proses sumpah pocong dan bila berbohong akan ada dampak tidak baik. Pihak takmir Masjid Madegan sudah sering diminta untuk memimpin proses sumpah pocong.</p>
<p>Dua warga Kabupaten Pamekasan yang berseteru tersebut, yakni Misjati (60) warga Desa Ponjenan Timur, Kecamatan Batu Marmar dan Bunali (55) warga Desa Tagangser Laok, Kecamatan Waru, Pamekasan.</p>
<p>Keduanya sama-sama menjalani sumpah pocong secara bergiliran. Kelihatannya ngeri, karena proses sumpah pocong itu sendiri menggunakan kain kafan mirip seperti mayat dibungkus dan lengkap dengan tiga tali kain kafan.</p>
<p>Dalam keadaan terbungkus kain, mereka dituntun mengucapkan kalimat sumpah. Sebuah kitab Alquran juga disandingkan.</p>
<p>Tuduhan isu santet ini berawal dari Bunali yang jatuh sakit usai bermimpi kedatangan Misjati. Dalam mimpinya, Bunali diberi seekor kalajengking oleh Misjati.</p>
<p>Dugaan isu santet ini menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di lingkungan kedua belah pihak hingga didengar oleh aparat desa.</p>
<p>&#8220;Mendengar isu santet, kami memanggil kedua pihak dan melakukan mediasi hingga tiga kali. Namun, Misjati tidak terima dan ngotot untuk melakukan sumpah pocong,&#8221; terang Kepala Desa Ponjenan Timur, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan, Fahritanto.</p>
<p>Pihaknya khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan akhirnya menemukan kata sepakat untuk menggelar sumpah pocong di Masjid Madegan, Sampang.</p>
<p>&#8220;Sumpah pocong ini, murni dari kemauan mereka tanpa ada unsur paksaan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pada proses sumpah pocong, keluarga kedua belah pihak, aparat desa dan aparat kepolisian ikut menyaksikan.</p>
<p>Kapolsek Tamberu, Kabupaten Pamekasan, Iptu Bambang Irawan, mengaku tetap akan melakukan pemantauan agar setelah menjalani sumpah pocong tidak terjadi gejolak apapun.</p>
<p>&#8220;Kami pantau terus agar kondisi selalu kondusif. Alhamdulillah, sejak sebelumnya berjalan aman sampai sekarang,&#8221; pungkasnya.(*)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/prosesnya-ngeri-warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-220279/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDEO- Begini Proses Sumpah Pocong Warga Sampang</title>
		<link>https://portalmadura.com/video-begini-proses-sumpah-pocong-warga-sampang-180358/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/video-begini-proses-sumpah-pocong-warga-sampang-180358/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2019 12:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Proses Sumpah Pocong]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=180358</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/video-begini-proses-sumpah-pocong-warga-sampang-180358/">VIDEO- Begini Proses Sumpah Pocong Warga Sampang</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Pak Sumai (59) dan Punirah (40), keduanya warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/video-begini-proses-sumpah-pocong-warga-sampang-180358/">VIDEO- Begini Proses Sumpah Pocong Warga Sampang</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a></strong> &#8211; Pak Sumai (59) dan Punirah (40), keduanya warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur menjalani ritual sumpah pocong.</p>
<p>Sumpah pocong berlangsung di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kota Sampang, Rabu (9/1/2019). Layaknya pocong, pada proses menjalani sumpah dibungkus kain kafan seperti orang meninggal dunia.</p>
<p>Pihak takmir masjid memandu proses sumpah pocong tersebut dan di atas pocong diberi kitab Suci Alquran. Ritual sumpah pocong dilakukan terhadap keduanya lantaran tuduhan memiliki ilmu hitam (santet). Tertuduh dan yang menuduh harus sama-sama menjalani sumpah pocong.</p>
<p>Sebelum sumpah pocong dilakukan, takmir masjid memandu membaca dua kalimat Tauhid dan diterjemahkan ke dalam bahasa Madura. Tertuduh juga bersumpah atas nama Allah.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354" rel="noopener" target="_blank">Ritual Sumpah Pocong Bagi Dua Warga Sampang, Ini Penyebabnya</a></strong></p>
<p>Ketua Takmir Masjid Madegan Sampang, KH. Hasin menyampaikan, ritual sumpah pocong berdampak bisa jatuh sakit hingga meninggal dunia bagi yang bersalah.</p>
<p>&#8220;Jika salah satu diantara keduanya yang sudah menjalani sumpah pocong betul-betul salah, maka berakibat sakit hingga meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman zaman dahulu bagi orang yang mengikuti prosesi sumpah pocong dan terbukti bersalah, terkadang langsung meninggal dunia di tempat atau menunggu sampai satu bulan kemudian.</p>
<p>Usai menjalani sumpah pocong, Pak Sumai dan Punirah melanjutkan ritual dengan mengelilingi pohon sawu yang ada di dalam kaca dan melompati ayam hitam sebanyak tujuh kali.</p>
<p>&#8220;Pohon sawu itu, ada orang tapanya (bertapa, red) sampai sekarang. Sedangkan ayam menjadi syarat,&#8221; pungkas KH. Hasin.(<strong>Rafi/Hartono</strong>)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/video-begini-proses-sumpah-pocong-warga-sampang-180358/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ritual Sumpah Pocong Bagi Dua Warga Sampang, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2019 11:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual Sumpah Pocong]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Sampang Jalani Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=180354</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354/">Ritual Sumpah Pocong Bagi Dua Warga Sampang, Ini Penyebabnya</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Dua warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, madura, Jawa Timur menjalani...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354/">Ritual Sumpah Pocong Bagi Dua Warga Sampang, Ini Penyebabnya</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a> </strong>&#8211;  Dua warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur menjalani ritual sumpah pocong.</p>
<p>Keduanya, Bapak Sumai (59) dan Punirah (40) tetangga dekat. Prosesi sumpah pocong itu berlangsung di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kota Sampang, Rabu (9/1/2019).</p>
<p>Layaknya pocong, ia dibungkus dengan kain putih yang biasa digunakan untuk mengkafani jenazah. Mereka disumpah dan diberi kitab Suci Alquran di atasnya.</p>
<p>Sumpah pocong dilakukan atas tuduhan Punirah kepada Pak Sumai yang diyakini memiliki ilmu hitam atau santet. Orang yang menuduh dan yang tertuduh harus sama-sama menjalani sumpah pocong.</p>
<p>Punirah menduga kematian istrinya, Suriyah pada Rabu 9 Januari 2019 sekitar pukul 04:00 WIB akibat ilmu santet.</p>
<p>Dugaan itu berawal dari Punirah yang bermimpi kedatangan Sumai dengan mengantarkan sesuatu terhadap istrinya.</p>
<p>&#8220;Jelang beberapa hari, istri saya mengalami sakit perut dan membesar. Setelah diperiksa ke dokter, tidak ditemukan jenis penyakitnya,&#8221; ujar Punirah, </p>
<p>Kepala Desa Pangereman, Bonisan membenarkan jika isu santet yang beredar di kalangan masyarakat sekitar salalu mengarah terhadap Sumai, utamanya saat ada warga sakit tak wajar.</p>
<p>Supaya tidak ada kecemburuan sosial dan konflik berdarah, Bonisan bertindak membawa keduanya ke tempat prosesi sumpah pocong guna menyelesaikan masalah.</p>
<p>&#8220;Maka saya membawa Pak Sumai dan Punirah untuk disompah pocong. Sisi lain, supaya Desa Pangereman benar-benar bersih dari isu santet,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Ketua Takmir Masjid Madegan Sampang, KH. Hasin menyampaikan, tradisi sumpah pocong terhadap isu santet dapat berdampak jatuh sakit sampai meninggal dunia bagi yang terbukti bersalah.</p>
<p>&#8220;Jika salah satu diantara keduanya yang sudah menjalani sumpah pocong betul-betul salah, maka berakibat sakit hingga meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman zaman dahulu bagi orang yang mengikuti prosesi sumpah pocong dan terbukti bersalah, terkadang langsung meninggal dunia di tempat serta menunggu sampai satu bulan kemudian.</p>
<p>Pantauan PortalMadura.Com di lapangan, seusai sumpah pocong, Sumai dan Punirah melanjutkan ritual dengan mengelilingi pohon sawu yang ditaruh dalam kaca dan melompati ayam hitam sebanyak tujuh kali.</p>
<p>&#8220;Pohon sawu itu, ada orang tapanya sampai sekarang. Sedangkan ayam menjadi syarat,&#8221; pungkas KH. Hasin.<strong>(Rafi/Hartono)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/ritual-sumpah-pocong-bagi-dua-warga-sampang-ini-penyebabnya-180354/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong di Masjid Madegan Sampang</title>
		<link>https://portalmadura.com/warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-di-masjid-madegan-sampang-168368/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-di-masjid-madegan-sampang-168368/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 17:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Madegan Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=168368</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-di-masjid-madegan-sampang-168368/">Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong di Masjid Madegan Sampang</a></p>
<p>PortalMadura.com, sampang &#8211; Sering dituduh mempunyai ilmu santet, salah seorang warga Desa Sanah Tengah, Kecamatan...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-di-masjid-madegan-sampang-168368/">Warga Pamekasan Jalani Sumpah Pocong di Masjid Madegan Sampang</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sampang/">sampang</a></strong> &#8211; Sering dituduh mempunyai ilmu santet, salah seorang warga Desa Sanah Tengah, Kecamatan Pasean Kabupaten <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/pamekasan/">pamekasan</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur harus menjalani ritual sumpah pocong.</p>
<p>Ia bernama Nuruddin. Prosesi sumpah pocong dilakukan di Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang. Masjid ini dikenal sebagai tempat sumpah pocong.</p>
<p>Tuduhan kepada Nurudin, datang dari tetangganya sendiri, Asmi. Ia menduga Nurudin yang menyebabkan orang tua serta anaknya jatuh sakit hingga meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Desa Sanah Tengah, Ach Jailani Fausi mengatakan, pihaknya sudah berupaya melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak, namun tidak kunjung berhasil.</p>
<p>&#8220;Saya sudah melakukan upaya untuk bisa menyelesaikan di desa supaya tidak melakukan sumpah pocong. Tapi tidak mau,&#8221; katanya.</p>
<p>Takmir masjid Madegan, Sampang, KH. Rohim menjelaskan, sumpah pocong merupakan solusi terakhir dalam memecahkan permasalahan, terutama terkait isu-isu santet.</p>
<p>&#8220;Ini sudah biasa terjadi. Bahkan, usai sumpah pocong biasanya terjadi sesuatu diluar nalar manusia. Ada juga yang jedah waktu 40 hari akan ada efek dari sumpah pocong yang dilakukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara, Nuruddin mengaku tidak mempunyai ilmu santet, sehingga dirinya berani melakukan ritual sumpah pocong.</p>
<p>&#8220;Saya melakukan sumpah pocong karena saya tidak mempunyai ilmu santet,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Kota Sampang, Moh Iqbal Gunawan membenarkan adanya proses sumpah pocong di Masjid Madegan Kota Sampang, namum pihaknya hanya melakukan pengamana agar ritual tersebut berjalan kondusif.<strong>(Isrok/Nurul)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/warga-pamekasan-jalani-sumpah-pocong-di-masjid-madegan-sampang-168368/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
