oleh

Tenaga Honorer Ihklas Mengajar Demi Masa Depan Bangsa

LATIFATUR RAHMANIYAH. Perempuan cantik ini patut diajungi jempol. Sebab, setiap hari tak terlihat lelah atau mengeluh sedikitpun untuk selalu datang ke sekolah dasar negeri (SDN) yang lokasinya di dusun terpencil, tepatnya diujung timur Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Perempuan berkulit kuning langsat ini, selalu senyum dan ramah. Jalan berliku dan penuh bebatuan sepertinya bukan rintangan demi anak didiknya. Tutur, biasa disapa justru merasa senang, karena kehadirannya selalu ditunggu muridnya setiap hari.

Status honorer atau katagori 2 (K2), bukan sebuah penghalang untuk tidak aktif mengajar dilembaga pendidikan yang jauh dari keramaian itu. Namun, rasa kecewa sempat terlintas dibenaknya saat melihat pengumuman K2, namanya tidak tertera di website resmi Menpan.

“Kecewa ada, mas!, tapi mau gimana lagi. Saya harus tetap ikhlas mengajar menjadi tenaga guru honorer meski pendapatan tak tentu,” ujar Tutur.

Ia sudah 10 tahun menjadi tenaga guru honorer. Waktu yang cukup lama ini, tak pernah merubah niatnya untuk menjadi guru yang setia pada muridnya. Bahkan, mengaku tetap akan menjadi guru. “Jurusan akademik saya memang guru, ya harus tetap rela mengajar demi anak bangsa lebih baik,” katanya.

Tutur yang hobi bola voli ini, bukan tidak mempunyai kesibukan lain yang cukup menyita waktu. Tahun 2014 ini, juga memutuskan untuk bergabung menjadi staf administrasi di Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Batuputih.

Dua aktivitas yang sama-sama mengabdi pada negara dinilanya sangat cocok dengan potensi yang dimiliki dirinya. Wanita kelahiran Sumenep, 15 April 1984 ini, juga pernah menjadi staf panwas tahun 2009.

“Cita-cita saya memang ingin menjadi wanita karir, mas!. Selama saya bisa, akan saya kerjakan. Apalagi berhubungan dengan tugas negara,” ujar Tutur sambil tersenyum ramah.

Dia juga berharap, perempuan Madura bisa berkarya dan memberikan yang terbaik buat negara, bangsa dan agama. Lebih-lebih saat ini yang sudah masuk era teknologi canggih. “Selalu berkarya, merupakan hal yang penting buat masa depan,” tandas wanita yang suka warna pink dan ungu ini.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE