Umat Muslim Ini Cara agar Tidak Mudah Baper Dalam Islam

muslimah duduk berbicara
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Salah satu istilah kekinian yang menggambarkan sifat manusia yang mudah merasa terhadap hal sekitarnya adalah baper atau bawa perasaan. Baper dapat diartikan pula dengan mudah tersentuh, mudah tersakiti atau dimasukan ke hati segala ucapan yang didengar pelakunya.

Karena maknanya beragam, baper tidak disimpulkan sebagai sifat yang buruk, namun juga tidak sepenuhnya merupakan sifat yang baik. Jika baper di sini ialah mudah tersakiti oleh ucapan orang lain, maka itu sangat berdekatan dengan sifat marah dalam Islam.

Bagaimana Agar Tidak Mudah Baper dalam Islam?

Dilansir dari PortalMadura.Com dikutip dalamislam.com, Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah aku wasiat.” Beliau menjawab, “Janganlah engkau marah.” Lelaki itu mengulang-ulang permintaannya, (namun) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (selalu) menjawab, “Janganlah engkau marah.” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 6116]

Sebagai muslim dan muslimah yang baik diharapkan untuk dapat menahan amarah sebab banyak mudharat yang bisa ditimbulkannya. Seperti perselisihan, permusuhan, kriminalitas dan lain sebagainya.

Ada beberapa cara agar tidak mudah baper. Seperti apa, simak dibawah ini.

Baca Juga:  5 Doa Malam Pertama yang Perlu Pasutri Amalkan

Bedakan Antara Hal Candaan dan Serius
Hal yang Anda anggap serius bisa jadi merupakan sesuatu yang biasa bagi orang lain atau bahkan suatu candaan. Jadi, jangan langsung menganggap setiap hal yang kita dengar sebagai sesuatu yang serius.

Baca Juga: Mengenal Maskot Pilkada Sumenep 2020, Kakatua Jambul Kuning Asli Pulau Masakambing

Anda mesti bisa membedakan mana yang serius dan mana yang candaan. Maka, jadilah pribadi yang bijak dalam menanggapi sesuatu di sekitar kita.

Tidak Mudah Tersinggung
Mudah tersinggung dapat menyakiti diri sendiri. Oleh karena itu, hindari terlalu merasa hingga ke dalam hati terhadap ucapan orang lain. Bila memang ada orang lain yang membicarakan kita, ada kalanya cukup dengarkan dan abaikan.

Jika yang dibicarakannya bukan hal yang benar, maka lakukan pembelaan untuk meluruskan namun sewajarnya saja. Bila memang benar, lihat dulu apa konteks yang dibicarakannya.

Allah Ta’ala berfirman, “Tolaklah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushilat: 34-35).

Daripada terus mengumpat karena rasa tersinggung, lebih baik manfaat ucapan alhamdulillah atau kalimat dzikir lainnya untuk menenangkan hati.

Baca Juga:  4 Keistimewaan Salat Tahajud 7 Hari 7 Malam

Pertimbangkan Situasi dan Kondisi
Sebelum marah, lihat dan pertimbangkan dulu situasi di sekitar Anda. Jika Anda marah saat keadaan genting maka urungkanlah, lebih penting untuk mengatasi masalah yang ada dibandingkan mengedepankan amarah. Sebab marah tidak menyelesaikan masalah, tapi justru membuatnya makin parah.

Berlapang Dada dalam Menyikapi Keadaan
Setiap hal yang terjadi di sekitar kita, terjadi atas seizin Allah subhanahu wa ta’ala. Jadi, berusahalah untuk berlapang dada dan sabar menghadapi hal yang mungkin tak menyenangkan hati. Ingatlah bahwa keutamaan sabar dalam Islam akan mendatangkan kebaikan. Insya Allah.

Itulah ulasan mengenai cara agar tidak mudah baper dalam Islam. Semoga dapat memberikan manfaat kepada Anda yang membacanya, sekaligus motivasti agar menjadi pribadi yang lebih baik yang memiliki ciri atau sifat orang yang bertakwa. Aamiin.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.