5 Lokasi Ini Punya Predikat Sebagai Kota Berhantu

Avatar of PortalMadura.com
5 Lokasi Ini Punya Predikat Sebagai Kota Berhantu
ilustrasi

PortalMadura.Com – Sebagian wilayah di dunia sering dijuluki sebagai tempat paling menyeramkan dan angker atau berhantu. Kesaksian warga yang mengklaim pernah melihat sesuatu benda aneh, penampakan, suara-suara tidak dikenal, bahkan kasus kesurupan yang menjadikan lokasi tersebut dikenal paling berhantu masih dipercayai oleh sebagian orang.

Cerita dari mulut ke mulut, kemudian ditularkan dari satu generasi ke generasi lain menjadikan kisah angker tersebut kian melegenda. Tidak hanya bagi warga di sekitarnya, namun menyebar hingga ke seluruh dunia.

Tempat-tempat menyeramkan dan angker mungkin sudah tidak asing di telinga Anda. Masing-masing lokasi tentu menyimpan cerita tersendiri. Ada hal yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Sebut saja kasus penyiksaan, bunuh diri, atau bahkan tempat pembunuhan. Karena latar belakang tersebutlah lokasi angker ini kerap dikaitkan dengan sesuatu hal yang berbahaya. Mulai dari pelarangan masuk lokasi angker tersebut atau tidak boleh berkata-kata aneh selama berada di sana.

Nah, berikut ini lima lokasi yang berpredikat sebagai kota berhantu:

Craco, Italia
Kota Craco atau yang dikenal dengan sebutan hillside ghost down ditemukan pertama kali pada Abad ke-8 dan kota ini banyak dipenuhi oleh tebing-tebing tinggi. Namun, kota ini sudah ditinggalkan oleh penduduknya lantaran bencana alam yang terus terjadi.

Pada tahun 1963, banyak yang dievakuasi setelah tanah longsor. Pada tahun 1972 banjir membuat kondisi semakin genting, dan pada 1980 gempa bumi menyebabkan kota itu ditinggalkan secara keseluruhan.

Baca Juga:  10 Muharam 1444 H, Momentum Santuni Anak Yatim

Akibat bencana, banyak warga yang meninggal dan terkubur di tanah itu. Konon, kota ini sangat berhantu. Banyak yang mengklaim jika hantu di sana adalah mereka yang dulu tinggal di sana.

Pulau Hashima, Jepang
Pulau ‘hantu’ tidak berpenghuni ini terletak di lepas pantai Nagasaki, Jepang. Pulau yang disebut-sebut angker itu pun telah lama ditinggalkan. Dengan penampakan pulaunya yang mirip kapal perang, tidak heran jika Hashima Island umumnya dikenal sebagai Gunkanjima atau pulau kapal perang.

Selama hampir satu abad ( 1887-1974 ), pulau itu merupakan tempat pertambangan batu bara yang menampung ribuan pekerja. Perusahaan Mitsubishi membelinya pada tahun 1890 dan dibangun gedung beton besar pertama di Jepang setinggi 9 lantai. Dengan jumlah penduduk 5.259 orang pada tahun 1959, pulau seluas 6,3 hektar itu adalah tempat yang paling padat penduduknya per meter persegi di dunia.

Ketika tambang yang sibuk itu ditutup, Pulau Hashima jatuh bangkrut.
Pulau terpencil itu kemudian dilupakan. Namun, hal itu justru menjadi pemikat bagi para wisatawan, dengan struktur mempesona reruntuhannya yang menakutkan.

Pulau ‘hantu’ Hashima, merupakan salah satu dari 505 pulau di Prefektur Nagasaki. Letaknya sekitar 15 km dari Nagasaki.

Baca Juga:  10 Muharam 1444 H, Momentum Santuni Anak Yatim

Baca Juga: 7 Kota Paling Berhantu di Dunia, Anda Berani Berkunjung?

Pulau Boneka Xochimilco, Meksiko
Boneka adalah sesuatu hal yang dikenal lucu. Terlebih bagi anak-anak. Namun, apa jadinya jika boneka-boneka itu tergantung di pepohonan dengan mata terbelalak dan seperti menatap dengan pandangan kosong.

Belum lagi ketika boneka tersebut dalam kondisi rusak sebagian. Apakah Anda masih berfikir mereka lucu?. Menurut legenda setempat, di hutan Meksiko ditemukan seorang jasad gadis kecil yang mengambang di tepi sungai. Penjaga pulau tersebut kemudian membawa jasad korban ke tepi sungai. Kala itu, ia tengah memegang sebuah boneka.

Untuk mengenang mendiang sang gadis, pria tersebut menggantungkan boneka si gadis di dekat pohon tempat mayatnya ditemukan. Namun anehnya, pria itu setiap hari membawa boneka ke hutan untuk sang gadis perempuan. Boneka itu ia gantung di setiap pohon. Aktivitas ini terus ia lakukan hingga seluruh pohon di hutan itu digantungi boneka. Hingga akhirnya kegiatan itu terhenti karena sang pria meninggal dunia.

Penduduk setempat mengatakan, boneka-boneka itu kerap bergerak dan mengeluarkan jeritan setiap tengah malam. Saksi lainnya mengklaim, mendengar boneka itu saling berbisik dan mengganggu pengunjung yang datang.

Kolmanskop, Namibia
Kolmanskop adalah yang paling ramai di awal 1900-an, ketika penambang Jerman datang ke daerah itu untuk berburu berlian. Kota ini memiliki ruang dansa, rumah sakit, dan arena bowling di antara fasilitas lainnya setelah ramai dikunjungi.

Baca Juga:  10 Muharam 1444 H, Momentum Santuni Anak Yatim

Namun, tidak lama setelah Perang Dunia I, kota ini benar-benar ditinggalkan. Banyak warga yang tidak bisa berbuat apa-apa hingga meninggal di kawasan itu.

Spinalonga, Jepang
Spinalonga adalah sebuah pulau Yunani yang terletak di Teluk Elounda dekat Kreta. Pada tahun 1904, setelah orang-orang Turki diusir dari Spinalonga, lokasi ini menjadi koloni penderita kusta dan siapa saja yang menderita kusta dikirim ke sana.

Begitu seorang warga didiagnosis menderita penyakit itu, mereka akan dijauhi dan dianiaya oleh komunitas mereka. Barang-barang pribadi mereka akan disita dan mereka akan dikirim ke Spinalonga. Pulau itu telah ada sejak tahun 1962.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.