oleh

6 Kemuliaan Salat Berjemaah Menurut Hadis

PortalMadura.Com – Selain kewajiban, salat juga merupakan salah satu aktivitas yang punya banyak manfaat bagi umat Islam yang istiqamah menjalankannya. Tidak hanya itu saja, ibadah yang satu ini juga memiliki banyak keutamaan, terutama jika ditunaikan secara berjemaah.

Sebagaimana dalam sebuah hadis, bahwa salat adalah salah satu rukun Islam yang menjadi pembatas seseorang itu mukmin atau kafir, (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). Salat juga menjadi penentu diterima atau tidaknya amalan seseorang, (HR Abu Daud).

Satu hal yang perlu diketahui, tidak satu pun ulama yang menyatakan salat berjameah hukumnya sunah biasa. Salat berjemaah adalah sunah muakkadah bagi laki-laki dalam menjalankan salat lima waktu. Menurut Mazhab Maliki dan Hambali, hukumnya wajib.

Rasulullah bersabda: “Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya. Sungguh aku sangat ingin menyuruh orang-orang mengumpulkan kayu bakar, lalu menyuruh seseorang supaya menyerukan azan, kemudian menyuruh seseorang pula untuk menjadi imam bagi orang banyak. Sementara itu, aku akan pergi mendatangi orang-orang yang tidak salat berjemaah, lalu aku bakar rumah-rumah mereka” (HR. Bukhari Muslim).

Saking pentingnya salat berjemaah, selain memiliki 27 derajat, (HR Muttafaq Alaih), ada juga keutamaan atau kemuliaan lainnya. Apa saja?.

Baca Juga: Benarkah Lakukan Salat Arbain Bisa Terbebas dari Api Neraka?

Berikut ini uraiannya:

Pertama, mendapatkan naungan Allah. “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya. (Salah satunya) adalah seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid” (HR Bukhari).

Kedua, diampuni dosa-dosanya. “Barang siapa yang berwudu untuk salat, lalu ia menyempurnakan wudunya, kemudian berjalan menuju salat wajib dan ia melaksanakannya secara bersama-sama atau berjemaah atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya” (HR Muslim).

Ketiga, pahalanya senilai pahala ibadah haji. “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci menuju salat wajib, pahalanya seperti pahala orang beribadah haji” (HR Abu Dawud).

Keempat, dihormati sebagai tamu Allah. “Barang siapa yang berwudu di rumahnya, lalu memperbaiki wudunya, kemudian datang ke masjid maka ia sebagai tamu Allah. Dan, menjadi sebuah keharusan bagi yang dikunjungi untuk menghormati tamu” (HR Ibnu Abi Syaibah).

Kelima, terlindungi dari kejahatan setan. “Sesungguhnya, setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing yang selalu memangsa kambing yang sendirian dan lalai. Maka, waspadalah kalian dalam tinggal di dusun-dusun (sendirian) dan haruslah kalian berjemaah, bermasyarakat, dan ke masjid” (HR Ahmad).

Keenam, mendapatkan jaminan surga. “Ada tiga orang yang semuanya dijamin oleh Allah, (salah satunya) seseorang yang pergi ke masjid, ia dijamin oleh Allah ketika Ia mewafatkannya dengan memasukkannya ke surga” (HR Abu Dawud). Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id
Tirto.ID
Loading...

Komentar