‘Drama’ Corona Sumenep, 2 Juli Meledak Positif 21 Kasus, Kumulatif Mendekati 100

Avatar of PortalMadura.com
Covid 19
Ilustrasi (NET)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Penambahan kasus positif terpapar virus corona di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ‘meledak‘ pada hari ini, Kamis tanggal 2 Juli 2020.

Humas Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyebutkan, penambahan kasus baru mencapai 21 kasus.

“Ini penambahan kasus terbanyak. Kasus positif Covid-19 mencapai 94 kasus,” katanya.

Data penambahan kasus baru 21 positif terpapar virus corona dapat dicek pada akhir artikel ini.

Berikut catatan PortalMadura.Com tentang ‘drama‘ virus corona di Kabupaten Sumenep.

Klaster Pelatihan Haji Berstatus OTG

Pertama kali diumumkan kasus positif Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Kabupaten adalah pada tanggal 24 April 2020.

Baca Juga:  Tampil Pincang, Darun Najah dan Al Istikmal Lolos ke Babak 4 Besar

Ada empat warga yang positif Covid-19 dan disebutkan dari klaster pelatihan haji dan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Empat warga Sumenep yang dinyatakan positif Covid-19 itu pasca mengikuti pelatihan pada tanggal 9 sampai 18 Maret 2020.

Artinya, ada rentang waktu 36 hari sejak berakhirnya pelatihan hingga diumumkan positif terpapar virus corona.

Satgas Covid-19 Sumenep Dapat Perlawanan

Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep mendapat penolakan dari takmir Masjid Jamik, Sumenep pada Jumat (22/5/2020) saat melaksanakan tes cepat atau rapid test.

Pihak takmir Masjid Jamik Sumenep merasa terkejut saat melihat petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tiba di kompleks masjid. Dan tersinggung karena pelaksanaan rapid test tanpa koordinasi dengan pihak takmir.

Baca Juga:  Cabor Atletik Sumenep Borong 7 Medali

Satgas Covid-19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.