oleh

Ini Alasan Tidak Diperbolehkannya Pakai Emas Bagi Lelaki dalam Islam

PortalMadura.Com – Dalam Islam kita diajarkan untuk memakai pakaian yang baik dan sopan tertama dalam hal ibadah tetapi tentu tidak boleh secara berlebihan. Bagi laki-laki pakaian terbaik dalam ibadah adalah dengan mengenakan pakaian yang bersih dan suci seperti pakai kemeja atau pakaian takwa serta kain sarung dari bahan katun. Tak luput juga lelaki di sunnahkan mengenakan wewangian.

Begitu juga dengan wanita, namun sedikit berbeda dengan laki-laki karena fitrahnya sebagai wanita. Selain mengenakan pakain yang sopan dan indah wanita juga diperbolehkan untuk mengenakan emas. Tidak hanya itu wanita juga diperbolehkan mengenakan kain dengan bahan sutra, sedangkan laki-laki tidak. Mengapa demikian ? Yuk simak penjelasannya.

Islam melarang laki-laki mengenakan sutra dan emas, namun sebenarnya bukan tanpa alasan islam melarangnya itu semua demi kebaikan umatnya. Dalam hal ini, ada beberapa alasan logis yang ditinjau dari berbagai sudut pandang mengenai alasan kenapa laki-laki dilarang mengenakan sutra dan emas.

Secara medis, laki-laki yang mengenakan perhiasan emas dalam jangka waktu lama akan berpotensi terkena Alzheimer, yaitu semacam penyakin yang mengakibatkan turunnya kemampuan fisik dan ingatan. Hal ini disebabkan oleh migrasi emas yang terjadi karena meresapnya atom emas ke dalam lapisan kulit sehingga atom tersebut dapat ditemukan dalam jumlah melebihi kadarnya dan terkandung di dalam urine.

Sedangkan pada wanita, tumpukan atom emas tersebut dapat dikeluarkan bersamaan dengan haid, sehingga tidak membahayakan kesehatan.

Dari sudut pandang ekonomi, emas dan sutra memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Hanya orang-orang di lapisan ekonomi tertentu yang mampu memilikinya. Jadi, larangan emas dan sutra bagi laki-laki ini juga terkait dengan larangan hidup bermewah-mewahan.

Sedangkan, perempuan diperbolehkan memakai sutra ataupun emas karena secara kodrati perempuan memang suka menghias diri dan ingin terlihat cantik. Namun, hal ini pun dibatasi oleh ketentuan tidak berlebih-lebihan.(islampos.com/Nanik)


Tirto.ID
Loading...

Komentar