oleh

Jaksa Sumenep Tak Serius Usut Dugaan Korupsi Pelra

SUMENEP (PortalMadura) – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Darul Hasyim Fath mengaku kecewa dengan sikap para jaksa di Kejaksaan Negeri Sumenep yang tidak serius mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Seharusnya, para jaksa itu lebih garang mengungkap dugaan kasus korupsi. Apalagi sudah ada kasus yang sudah divonis oleh pengadilan tetapi tidak dilakukan eksekusi. Ini kan tidak serius dalam proses penegakan hukum,” tegas Darul, Selasa (10/12/2013).

Politisi PDI Perjuangan ini menyikapi atas kasus tidak dieksekusinya terdakwa Irwan Jayawangsa Gunawaan, warga Jalan Sutorejo Utara Surabaya, selaku kontraktor dari PT Dimensi Empat Arsigatha, yang telah di vonis oleh pengadilan dengan hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider kurungan 1 bulan atas pekerjaan pelabuhan rakyat Kalianget yang ditemukan penyimpangan.

Proyek pembangunan causeway Pelabuhan Rakyat di Kecamatan Kalianget tersebut, dilaksanakan pada tahun 2005 lalu, dengan anggaran Rp3 miliar. Hasil pengukuran akhir oleh tim evaluasi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menunjukan terjadi selisih volume 12,84 meter persegi antara hasil dengan yang tercantum dalam desain dan rencana anggaran biaya (RAB).

Sementara, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sumenep, Sugiyanto, mengaku belum mengetahui jelas tentang kasus tersebut. Sebab kasusnya sudah menggelinding, semenjak dirinya belum menjabat.

“Mohon maaf mas, saya tidak bisa memberikan keterangan soal kasus itu. Sebab saya tidak punya kewenangan untuk berbicara sebelum ada intruksi dari pimpinan,” tandasnya.(udien/htn).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE