Jawa Timur Garap Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Beroperasi Awal Agustus

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pabrik kertas di Kabupaten Mojokerto yang akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) plastik, di Mojokerto, Juli 2019
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pabrik kertas di Kabupaten Mojokerto yang akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) plastik, di Mojokerto, Juli 2019 (Foto. VOA)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Plastik.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) plastik yang akan dijalankan di salah satu pabrik kertas di Kabupaten Mojokerto, siap beroperasi pada awal Agustus 2019.

Hal itu merupakan bagian upaya mengubah sampah menjadi energi listrik yang digagas pemerintah, untuk mengatasi masalah sampah plastik. Indonesia merupakan satu dari lima negara penghasil sampah plastik terbanyak di dunia.

“Yang dikelola di sini, insyaallah, awal Agustus sudah akan beroperasi. (Ini) adalah sampah plastik menjadi listrik. Jadi, ini inisiator pertama untuk mengelola sampah plastik menjadi energi listrik. Nah, sekarang ini sedang berjalan proses yang disiapkan oleh Kementerian ESDM dan BPPT,” terang Khofifah Indar Parawansa pekan lalu.

Khofifah mengatakan sampah plastik sebagai sumber energi listrik terbarukan itu diharapkan mampu membantu penyediaan listrik di Jawa Timur.

Kita punya …


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.