Penggalan Cerita di Balik Prosesi Pemakaman Ra Fuad

Penggalan Cerita Dibalik Prosesi Pemakaman Ra Fuad
Jenazah RKH Fuad Amin Imron tiba di Masjid Syaichona Moch. Cholil untuk disalatkan kembali dan dimakamkan (Foto: Agus Hidayat)

Berjalan Kaki Sejauh 1,5 Kilometer

Penggalan Cerita di Balik Prosesi Pemakaman Ra Fuad
Ratusan santri menunggu kedatangan jenazah RKH Fuad Amin Imron di teras Masjid Agung Bangkalan (Foto: Agus Hidayat)

Lagi-lagi santri yang jadi ‘kendaraan’ keranda jenazah Ra Fuad. Ribuan santri mulai bergerak dari Masjid Agung menuju tempat pemakaman di kompleks Masjid Syaichona Moch. Cholil, Martajasah, Bangkalan.

Iring-iringan santri yang di tengahnya terlihat keranda berselimut kain hijau, berpayung hijau, serta balutan rangkaian melati, bergerak melewati Jalan KH. Moch. Cholil.

Mereka membuat pagar hidup di kedua sisi jalan tersebut hingga ke Masjid Syaichona Moch. Cholil. Caranya dengan bergandengan tangan sambil berjalan kaki agar perjalanan jenazah tidak mengalami hambatan. Iring-iringan yang mengular tersebut tentu saja memancing perhatian warga di sepanjang jalan yang dilalui.

Mereka harus berjalan lebih dari satu kilometer. Inilah bentuk fanatisme serta pengabdian mereka pada orang-orang yang mereka anggap sebagai guru, panutan, juga teladan di bidang agama.

Sandal tak Bertuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.