Sempat Saling Dorong, Begini Penampakan Kapolres Tandatangani Pakta Integritas Versi PMII Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: Nor FitriyahEditor: Hartono
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Massa aksi aktivis PMII Sumenep, Madura, sempat saling dorong dengan petugas kepolisian saat melakukan pengamanan di depan Mapolres Sumenep, Senin (23/5/2022).

Aksi saling dorong pecah sebelum Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menemui mereka. Massa aksi kecewa atas kinerja penyidik dalam pengungkapan kasus dugaan pencemaran nama baik pada lembaga PMII yang tayang di sebuah website konten lokal Sumenep.

Peserta aksi menilai, kasus dugaan pencemaran nama baik pada lembaga PMII dibuat lamban dan mengulu-ulur waktu. Kasusnya, sudah dilaporkan pada tanggal 31 Januari 2022, dengan tanda bukti laporan polisi LP/B/26/1/2022/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jatim.

Suasana panas peserta aksi meredah saat Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menemui mereka. Ketua Umum PC PMII Sumenep Qudsiyanto akhirnya menyodorkan berkas Pakta Integritas untuk ditandatangi oleh kapolres. Pakta Integritas versi PMII Sumenep itu, akhirnya ditandatangani.

Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menjelaskan, bahwa proses penyelidikan atas kasus yang dilaporkan kader PMII Sumenep terus diproses dan sejumlah saksi sudah diperiksa. Perkembangan penyidikan sudah sampai pada pemeriksaan saksi ahli.

“Sejak bulan Februari kami sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami butuh saksi ahli, baik dari Dewan Pers maupun saksi ahli pidana. Kami butuh waktu,” terangnya.

Baca Juga:  Produktivitas Gol Tim Darun Najah vs Al Istikmal

Saat ini, penyidik sudah minta keterangan saksi ahli. “Hari Kamis akan ada jawaban yang akan dikirim melalui email. Dalam minggu ini akan selesai satu saksi ahli. Kami juga butuh saksi ahli bahasa, dan saksi ahli IT. Ini yang kami akan lakukan,” katanya.

Penyidik baru bisa melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah ada pelanggaran pidana atau tidak setelah semua saksi yang dibutuhkan itu rampung. “Akan naik pada penyidikan bila ditemukan tindak pidananya,” ujarnya.

Baca Juga : Usung 2 Tuntutan, Massa Aksi PMII Demo Polres Sumenep

Baca Juga : Massa Aksi PMII Tiba di Polres Sumenep

Baca Juga : Pengamanan Aksi PMII, Polres Sumenep Terjunkan 301 Personel

Baca Juga : Pagi Ini, PMII Sumenep Akan Demo Polres Sumenep

Sementara, Ketua Umum PC PMII Sumenep Qudsiyanto mengatakan, aksi turun jalan jilid ke-2 adalah bentuk kekecewaan kader PMII yang sudah menunggu 4 bulan, namun tidak ada hasil yang mengembirakan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam dan UBS Hari ini Kamis 30 Juni 2022

“Saling dorong dengan petugas kepolisian, itu adalah bagian dari protes teman-teman pergerakan. Tapi, kita tetap satu komando bahwa tidak akan ada gerakan yang membahayakan, seperti main lempar batu,” katanya.

Pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus dugaan pencemaran nama baik lembaga PMII Sumenep. “Setiap minggu pasti kami akan bertanya perkembangannya. Dan setiap bulan, kami akan melakukan gerakan,” tandasnya.

Pengawalan kasus akan dilakukan hingga ada proses hukum yang jelas terhadap pengelola dan pemilik website yang dinilai abal-abal. “Kan sudah jelas, Dewan Pers merekomendasikan bahwa website itu tidak terdaftar di Dewan Pers. Ini sudah jelas tidak patut menerima perlindungan hukum,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.