oleh

Waspada! Ini 5 Macam Fitnah yang Harus Dihindari Wanita

PortalMadura.Com – Fitnah merupakan salah satu penyebaran berita buruk yang di dalamnya terdapat rasa dengki, dusta serta kemunafikan. Perbuatan ini tentu sangat kejam, sebab dapat menimbulkan adu domba dengan cara memutarbalikkan fakta yang ada serta menjelek-jelekkan orang lain dengan niat menjatuhkan.

Bahkan, Husein Shahab menyatakan, di dalam bukunya “Jilbab” menurut Alquran dan As-Sunah, bahwa banyak fitnah yang seringkali ditujukan pada wanita, khususnya yang tanpa menggunakan jilbab. Fitnah apa sajakah itu?.

Berikut lima macam fitnah yang perlu wanita waspadai:

Fitnah Mulut
Kaum wanita sering kali bergosip, membicarakan sesuatu yang kurang jelas tujuannya. Bahkan, aib orang pun sering dibicarakan. Karena hal itu, gosip dan fitnah hampir tidak bisa dibedakan lagi.

Fitnah Suara
Kendati mulut sudah terkendali dengan baik, fitnah masih juga bisa menyebar melalui tingkah seseorang yang menarik perhatian.

Sebagaimana firman Allah: ”Dan, janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasannya yang mereka sembunyikan” (QS 24 : 31).

Fitnah Wewangian
Wewangian merupakan duta yang bekerja di antara dua hati yang kotor dan bertentangan dengan etika Islam. Di satu sisi, Islam menganjurkan umatnya menggunakan wewangian sekadarnya, namun hal itu akan menjadi fitnah apabila digunakan secara berlebihan, bahkan membangkitkan aroma bagi orang lain.

”Bila seorang wanita memakai wewangian, lalu berjalan melewati majelis (laki-laki), maka dia telah melakukan perzinaan” (HR Muslim).

Fitnah Berhias
Berawal dari pamer diri, kaum wanita berlomba menampakkan kecantikannya. Minat dan keinginan itu senantiasa terpendam dalam hati.

Namun, ia akan tampak ketika berhias dan mengenakan pakaian yang sangat tipis. Alquran menggambarkannya sebagai tabarruj al-jahiliyyah (berhias ala jahiliyah).

Fitnah Pandangan
Pengkhianatan hati yang paling berbahaya adalah memandang. Dari memandang kemudian dapat menimbulkan fitnah yang berlebihan, seperti selingkuh, berzina, dan lain sebagainya.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya,……” (QS. An-Nuur : 30-31).

Oleh karena itu, Rasulullah memerintahkan kaum wanita Muslim untuk menggunakan jilbab. Sebab, dengan berjilbab, kehormatan dan kemuliaan seorang wanita akan terpelihara. Selain itu, dengan menutup aurat, menunjukkan sifat malunya sebagai seorang makhluk mulia yang bernama manusia.

”Setiap agama mempunyai akhlak dan akhlak Islam adalah malu. Jika kamu tidak merasa malu, berbuatlah sekehendak hatimu”. Wallahu A’lam(republika.co.id/Lala)


Tirto.ID
Loading...

Komentar