oleh

Agar Ramadan Kita Berakhir dengan Indah

Penulis : Hanifatus Suhro*

Alhamdulillah, Allah sampaikan kita bertemu dengan bulan yang sungguh mulia, di mana di bulan agung ini memiliki banyak sekali keutamaan. Kita sudah menjalankan lebih dari dua pertiga bulan dan kini tersisa beberapa hari lagi.

Salihah, tamu itu akan pergi, pergi meninggalkan kita. Kita tidak tahu, akankah kita berjumpa dengannya lagi di tahun esok atau tidak. Oleh karenanya yuk salihah, maksimalkan beribadah di sisa hari-hari ini.

Salihah, tamu itu akan pergi. Dua pertiga lebih kita telah lalui. Ketika di waktu itu kita banyak melakukan kebaikan dan ketaatan kepada Allah maka bersyukurlah, pujilah Allah. Karena sesungguhnya kita bisa beramal salih karena hidayah dan pertolongan Allah SWT.

Semaksimal apapun ikhtiar kita pasti ada kekurangan. Mungkin mata kita pernah melihat sesuatu yang diharamkan Allah, mungkin waktu kita kadang diisi dengan sesuatu yang tidak mendekatkan diri kepada Allah, ada ucapan kita yang menyakiti orang lain atau janji yang tidak kita tepati. Maka salihah, yuk beristigfar dan bertaubat kepada Allah. Semoga Allah menerima semua amal kita dan mengampuni kita.

Yuk Muhasabah, Salihah?

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (TQS Al Hasyr :18).

Kita sekarang sudah memasuki bagian-bagian akhir pada bulan Ramadan. Kita perlu mengoreksi diri kita sendiri sebagai bahan evaluasi. Mulai awal Ramadan hingga hari ini, apakah kualitas dan kuantitas ibadah kita sudah sesuai yang kita harapkan?.

Apabila sudah, mari kita jaga sekuat tenaga hingga akhir Ramadan. Jika belum sesuai dengan ekspektasi kita, mari kita tingkatkan dengan sebaik-baiknya agar kita bisa menutupnya dengan husnulkhatimah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amalan itu (tergantung) dengan penutupnya“. (HR Bukhari).

Ibnul Jauzi berkata, “Sesungguhnya kuda pacu apabila mendekati batas finish ia akan mengerahkan (semua) kemampuannya untuk memenangkan perlombaan. Jangan sampai kuda pacu menjadi lebih cerdas darimu“.

Agar Ramadan Kita Berakhir dengan Indah

Editor : Lisa Mana L
.
Tirto.ID
Loading...

Komentar