oleh

Agar Ramadan Kita Berakhir dengan Indah

Dengan kemuliaan waktu …

1. Salat fardu dan sunnah. Bagi yang haid niatkan dalam hati, kita tidak salat untuk ketaatan kepada Allah. Karena sesungguhnya ibadah itu adalah menjalankan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi yang dilarangNya. Ketika kita ada udzur syar’i, kita tidak bisa salat maka itulah ketaatan kepada Allah. Insyaallah pun kita bisa mendapatkan pahala yang besar.

2. Membaca Alquran. Bagi yang haid bisa membaca tanpa menyentuh mushaf.

3. Berzikir dengan memperbanyak bacaan tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah), dan zikir lainnya.

4. Memperbanyak istighfar.

5. Memperbanyak doa.

6. Membaca zikir ketika lailatul qadar

7. Berbakti dan berbuat ma’ruf kepada Orang Tua dan/atau Suami

8. Memperbanyak Sadaqah dan Infaq.

9. Membaca Buku Islami

10. Berdakwah

11. Meninggalkan segala keburukan/maksiat.

e. Menunaikan zakat Fitrah

Menunaikan zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu yakni mempunyai kelebihan makanan bagi dirinya dan yang diberi nafkah pada malam dan siang hari ‘ied.

Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah yaitu sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perkataan dan perbuatan keji, dan sebagai makan bagi orang-orang miskin…” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Maka berdasarkan hadits ini, zakat fitrah memiliki keutamaan yakni dapat membersihkan diri kita dari dosa dan perbuatan keji serta sebagai penyempurna dari puasa yang sudah di lakukannya selama sebulan penuh, karena dalam tabi’atnya manusia sekalipun dalam keadaan berpuasa kadang kala kita masih berbuat hal-hal yang tidak dibenarkan oleh syara’.

Oleh karena itu, zakat fitrah ini datang sebagai pengganti dan penyempurna terhadap hal-hal yang masih kurang. Dalam hal ini Imam Waki’ Ibnu Al-Jarrah rahimahullahu ta’ala pernah berkata: “Perumpamaan zakat fitrah ini terhadap bulan ramadhan seperti sujud sahwi terhadap ibadah shalat, yang mana dengan zakat fitrah ini akan menyempurnakan kekurangan yang terjadi ketika berpuasa sebagai mana halnya sujud sahwi menyempurnakan kekurangan yang terjadi dalam shalat”.

Kurang-lebih, begitulah cara agar Ramadan kita berakhir dengan indah. Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat. Semoga Allah memudahkan kita untuk beribadah kepadaNya dan menerima segala amal salih kita. Serta kita semua bisa menjaga ketakwaan kita setelah Ramadan. Amin.(**)

*Kelahiran Bangkalan, 21 Desember 1997
(Forum Muslimah Peduli Generasi dan Peradaban)

Editor : Lisa Mana L
.
Tirto.ID
Loading...

Komentar