oleh

Belajar Lebih Menyenangkan Menggunakan Metode ‘Outdoor Learning’

Oleh : Ruddat Ilaina R.A*

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, pendidikan memiliki fungsi dan peran penting baik sebagai alat pengalihan atau transformasi sejumlah kemampuan maupun nilai-nilai yang menjadi sistem keyakinannya.

Sekolah dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan suatu individu untuk membentuk suatu pribadi yang berwawasan. Baik tidaknya suatu individu itu tergantung sekolah yang ditempatinya sebagai tempat untuk mereka belajar. Peran seorang guru sangat penting dalam proses pembelajaran. Seorang guru harus mampu memotivasi siswa dengan sebaiknya-sebaiknya dalam proses pembelajaran, karena inti suatu pembelajaran terletak pada interaksi guru dengan siswa, dimana guru melakukan kegiatan mengajar sedangkan siswa melakukan kegiatan belajar, sehingga interaksi guru dengan siswa disebut juga proses belajar mengajar.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap guru memahami sebaik-baiknya tentang proses belajar murid, agar dapat memberikan bimbingan dan menyediakan lingkungan belajar yang tepat dan serasi bagi para siswa.

Pendidikan di luar kelas dijadikan sebagai alternatif baru dalam meningkatkan pengetahuan dalam pencapaian kualitas manusia. Alam sebagai media pendidikan adalah suatu sarana efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan pola pikir serta sikap mental positif seseorang. Konsep belajar dari alam adalah mengamati fenomena secara nyata dari lingkungan dan memanfaatkan apa yang tersedia di alam sebagai sumber belajar.

Kejenuhan siswa saat mengikuti pelajaran tidak lepas dari pembelajaran yang masih berpusat pada guru dikarenakan model pembelajaran masih banyak menggunakan model pembelajaran langsung sehingga aktivitas siswa bisa dikatakan hanya mendengarkan penjelasan dari guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting ini tidak sesuai dengan ilmu geografi yang tidak hanya sekedar teori akan tetapi langsung mengetahui fenomena-fenomena alam yang terjadi di bumi yang sifatnya lebih banyak bersifat nyata. Kenyataan seperti ini akan berakibat siswa terhambat dan tidak berdaya menghadapi masalah-masalah yang menuntut pemikiran dan pemecahan masalah secara kreatif.

Metode pembelajaran kali ini harus bervariasi, misalkan munculnya kombinasi antara satu metode dengan metode yang lainnya. Pembelajaran dengan menggunakan metode outdoor learning akan mendorong terjadinya proses belajar yang saling membelajarkan dan berbagi pengalaman, dimana siswa akan belajar memanfaatkan lingkungan sebagai media belajar sehingga tidak jenuh di dalam kelas.

Metode …

.
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE