Pemilik Kapal Merasakan Firasat Aneh Sebelum Tenggelam

Avatar of PortalMadura.com
Pemilik Kapal Merasakan Firasat Aneh Sebelum Tenggelam
Kerabat korban dan nelayan Desa Lobuk usai melakukan pencarian korban hilang hari kedua sedang berkumpul di rumah pemilik KM Berhasil II, H. Syaiful (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Firasat aneh dirasakan oleh pemilik KM Berhasil II, H. Syaiful, sebelum tenggalam di perairan Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Jawa Timur.

“Jauh hari sebelumnya, kami sudah merasakan firasat aneh,” kata H. Syaiful, warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep, pada PortalMadura.Com, Selasa malam (16/2/2021).

Firasat aneh itu tidak disebutkan secara detail. H. Syaiful menduga hanya akan ada peristiwa kecil. “Ternyata kapal mengalami musibah,” ujarnya.

Pihaknya berharap, tiga korban hilang segera ditemukan agar keluarga korban lega. “Keluarganya [korban, red] lega dan menyadari kalau sudah ditemukan. Apapun kondisinya,” ujarnya.

Saat ini, H. Syaiful sedang memikirkan ada tidaknya orang yang mampu melakukan penyelaman ke bangkai kapal di dasar laut. Bangkai kapal berada di kedalaman 40 meter.

“Prediksi ABK yang selamat, di antara korban ada yang terlilit jaring,” terangnya.

Baca Juga:  Dua Jenis Virus Serang Udang Tambak Sumenep

Baca Juga : Korban Diprediksi di Dasar Laut, Terlilit Jaring Ikan di Kapal Tenggelam

Baca Juga : KN SAR Antasena Sisir Laut Sumenep, Tiga Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan

Ketiga korban hilang yakni Harun dan Juma’awam, keduanya warga Desa Lobuk, serta P. Endin, warga Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya, KM Berhasil II, milik H. Syaiful, warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengalami kecelakaan laut akibat cuaca buruk.

Kapal yang membawa 17 Anak Buah Kapal (ABK) itu berangkat dari Pelabuhan Desa Lobuk, pada hari Minggu (14/2/2021) pukul 15.00 WIB menuju Tenggara Pulau Gilingan, Giliraja, Kecamatan Giligenting.

Di tengah perjalanan, kapal tersebut mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk dan mengakibatkan 17 ABK jatuh ke laut. Pada pukul 03.00 WIB, Senin (15/2/2021) kabar kapal tenggelam sudah sampai ke pemilik kapal.(*)

Baca Juga:  Serangan Virus, Petambak Udang di Sumenep Merugi

Baca Juga : KM Berhazil II Digulung Ombak 3 Meter, Tiga Nelayan Hilang 14 Selamat

Baca Juga : Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Tiga Korban Laka Laut di Sumenep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.