PortalMadura.com

Studi: Wanita Butuh Waktu Tidur Lebih Lama Dibanding Pria, Ini Alasannya

  • Sabtu, 10 September 2016 | 15:00
Studi: Wanita Butuh Waktu Tidur Lebih Lama Dibanding Pria, Ini Alasannya
ilustrasi

PortalMadura.Com – Tidak hanya pola makan dan olahraga, bagi seorang wanita waktu tidur yang cukup dan kualitas tidur yang baik pun tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sebagaimana diungkapakan dalam sebuah penelitian, bahwa otak wanita ternyata lebih kompleks dibanding pria. Oleh karena itu, hal inilah yang membuat perempuan membutuhkan waktu tidur lebih banyak dibanding laki-laki.

Para ilmuwan mengungkapkan, bahwa kaum wanita memerlukan tambahan tidur kira-kira 20 menit. Sebab, otak wanita bekerja lebih giat seharian. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 210 pria dan wanita paruh baya.

“Salah satu fungsi utama tidur adalah mengistirahatkan dan memulihkan kerja otak” kata pakar tidur sekaligus mantan direktur Sleep Research Centre di Loughborough University, Jim Horne.

Saat tidur, berbagai fungsi otak terpisah dari indra untuk pemulihan. “Saat tidur lelap, korteks—bagian otak yang bertanggung jawab urusan ingatan, bahasa, dan lainnya—terpisah dari indra dan masuk dalam keadaan pemulihan,” ujarnya.

Advertisement
Iklan Murah

Menurut Horne, panjangnya tidur tergantung kepada tingkat kesulitan dan intensitas kegiatan otak pada hari itu.

“Semakin banyak otak digunakan seharian, semakin perlu pemulihan dan sebagai akibatnya semakin panjang tidur yang diperlukan,” ungkapnya.

Otak kaum wanita bekerja lebih giat seharian dibanding kaum pria. “Kaum wanita cenderung melakukan banyak hal secara sambilan (multi-task), sehingga mereka menggunakan otak lebih banyak dibandingkan kaum pria dengan demikian, kebutuhan tidur mereka lebih banyak. Rata-rata, lebih banyak 20 menit, tapi ada wanita yang perlu sedikit lebih atau kurang dari ini,” ujarnya.

Kendati demikian, Horne mengatakan, bahwa kaum pria yang memiliki pekerjaan rumit mungkin juga memerlukan jam tidur lebih lama dibanding pria lainnya.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan, bahwa tidak nyenyaknya tidur yang dialami oleh seorang wanita dapat menyebabkan efek samping. Misalnya, meningkatnya tekanan psikologis dan perasaan yang campur aduk termasuk perasaan bermusuhan, depresi, bahkan rasa marah. Namun, hal ini berbeda dengan kaum pria. (liputan6.com/Salimah)

Advertisement
Iklan Murah
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional