PortalMadura.com

Anak Suka Menunda-nunda Waktu? Kenali Sebabnya

  • Minggu, 2 Oktober 2016 | 07:00
Anak Suka Menunda-nunda Waktu? Kenali Sebabnya
ilustrasi

PortalMadura.Com – Banyak orangtua yang mengeluh bahwa anak mereka suka membuang-buang waktu, bermalas-malasan dan menunda-nunda pekerjaan. Anak-anak menggunakan waktu secara tidak efektif, menyia-nyiakan waktu begitu saja tanpa melakukan apapun, atau membiarkan suatu tugas terbengkalai hingga waktu tertentu.

Advertisement

Kebiasaan anak suka menunda-nunda saat diminta mengerjakan sesuatu sebenarnya terkait dengan tiga faktor penyebab, yakni:

Faktor usia
Anak 4-6 tahun masih senang bermain. Baginya, bermain adalah dunia yang menyenangkan. Itulah mengapa sepanjang waktu kesibukannya hanya bermain. Anak yang tengah asyik bermain akan sulit menanggapi kalau diminta sesuatu, bahkan cenderung mengabaikannya. Apalagi di usia ini, si prasekolah memang sedang senang-senangnya “protes” karena mereka sudah merasa mandiri atau sudah merasa besar.

Faktor pengasuhan
Pola pengasuhan juga terkadang membuat disiplin anak kurang terasah. Penyebabnya bisa lantaran kesibukan orangtua atau ketidaktahuan orangtua tentang bagaimana cara mendisiplinkan anak. Ketidaktahuan inilah yang kerap membuat orangtua jadi tidak konsisten saat menerapkan aturan. Hari ini boleh, besok dilarang. Padahal ketidakkonsistenan ini dibaca anak sebagai contoh ketidakdisiplinan juga.

Idealnya, membangun disiplin pada anak dimulai sejak kecil. Misal, tidur tepat waktu, bangun, mandi, bermain, dan hal rutin lainnya. Pembiasaan rutin dengan sikap konsisten dari orangtua akan membentuk karakter disiplin yang bermanfaat untuk hidup anak di kemudian hari. Sosok yang disiplin juga mudah diterima dan dihormati.

Faktor lingkungan
Si prasekolah cenderung meniru apa yang dilihat karena itulah keluarga (Mama, Papa, kakak, pengasuh, dan anggota keluarga lain yang tinggal satu rumah) sebaiknya memberikan contoh dalam menerapkan disiplin waktu. Hal-hal yang dilihat anak dalam lingkungannya akan ditiru dan lama-kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan. Ingat, tidak ada anak yang dilahirkan untuk menjadi “pemalas”, kalaupun ada yang pemalas, lingkunganlah yang membentuk pribadi seperti itu.

Nah, coba introspeksi ya, Mam, jangan-jangan ada salah satu dari penyebab di atas yang membuat anak Anda suka menunda-nunda. (tabloid-nakita.com/choir)

Advertisement
loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional