PortalMadura.com

Diduga Korban PLM Jabal Nur, Mayat Perempuan Ditemukan di Nunggunung

  • Sabtu, 11 Oktober 2014 | 13:38
Diduga Korban PLM Jabal Nur, Mayat Perempuan Ditemukan di Nunggunung
Gunakan Perahu, Warga Terus Berdatangan ke Rumah Duka Korban PLM Jabal Nur Tenggelam
Loading...

PortalMadura.Com, Sumenep – Warga pesisir Dusun Pajangan, Desa Sonok, Kecamatan Nunggunung (kepulauan Sapudi), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan, pukul 11.00 Wib, Sabtu (11/10/2014).

“Kondisi tubuhnya sudah hancur, mas!,” kata Hairus Saleh, salah seorang warga desa setempat pada PortalMadura.Com.

Sementara duka masih menyelimuti keluarga korban perahu tenggelam. Rombongan wartawan dari berbagai media yang datang ke salah satu rumah duka, Liyama, di Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep disambut tangis oleh 9 anak korban.

Liyama menjadi korban PLM Jabal Nur dan mayatnya ditemukan tewas mengambang di pesisir pantai Desa Ketupat. Mat Hani (45), salah satu putra korban berharap, para korban yang masih hilang dapat ditemukan dengan selamat.

“Semoga yang masih hilang cepat ditemukan,” kata Mat Hani dan sesekali terlihat air matanya menetes.

Berikut nama-nama penumpang PLM Jabal Nur :

Meninggal dunia (MD) 20 Orang :

Said Abdullah

H Aten, Asy’ari, H Suno, Hj Ruhani, Saena, Asrawiyah, Hj Purnama, Hj Aton, Siti, Mariyani, Lisna, Liyama, Jumani, Riyo, Puji, Pita, Ragil, Elok, Nur Aida, dan Hj Sawiyah.

Ditemukan selamat 8 orang :

H Munip, Safiudin, Hamdan, Asnawi, Awek, Lutfiah, Hosmani, dan Maskiyah.

Belum ditemukan (Hilang) 23 orang :

Hudan, Hayat, Mudaher, Ahmad Yani, Israna, Murahem, Ahyari, A Zaini, Lamsuri, Siddiq, Ra’siyah, Maniatun, Hj Asma, Masenni, Muhani, Isnaini, Ahmad bin Miswan, Irul, Sinta, Danil, Windi, Andik, dan Ennung.

Sebelumnya, Perahu Layar Motor (PLM) Jabal Nur yang membawa rombongan pengantin pria, Ahmad (22) dari Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014). Komunikasi salah seorang penumpang dengan keluarganya berlangsung sekitar pukul 15.00 Wib dan mengabarkan jika perahu bermasalah dan mesinnya mati.

Akibatnya, perahu bergerak sesuai dengan arah angin yakni keperairan Banyuwangi-Situbondo, Jawa Timur, hingga akhirnya dinyatakan hilang. Rencananya, PLM Jabal Nur yang membawa 51 orang penumpang itu hendak ke Bali dalam rangka melangsungkan akat nikah antara pengantin pria Ahmad (22) dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali.(dein/htn)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional