oleh

Yudisium Mahasiswa S1 FIK Unija, Pendidikan Profesi Menunggu!

PortalMadura.Com, Sumenep – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar yudisium rutin bagi mahasiswa program pendidikan (prodi) keperawatan strata satu (S1), Sabtu (7/3/2020).

“Mereka mayoritas sudah bekerja dan sudah menyelesaikan program S1 keperawatan. Selanjutnya, mereka ditunggu pada pendidikan akademik profesi,” kata Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unija Sumenep, Eko Mulyadi, pada PortalMadura.Com.

Sebelum menyelesaikan S1, mereka yang mengikuti Yudisium sudah memiliki D3 dan sudah bekerja. Namun, sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman maka wajib menempuh S1. “Sekarang belum cukup S1, tapi harus menempuh lagi pendidikan profesi keperawatan,” jelasnya.

Pendidikan profesi keperawatan itu wajib disandang oleh setiap perawat dalam rangka mendapat pengakuan kalau yang bersangkutan adalah telah lulus uji kompetensi.

Pada tahun 2020, pihaknya memastikan akan ada program baru yakni pendidikan akademik pada program profesi. “Sudah dicanangkan tahun ini. Ujian kompetensi bagi perawat atau calon perawat, kalau tidak lulus maka tidak dapat diberikan sertifikat uji kompetensi,” jelasnya.

Kelebihannya, bagi yang lulus otomatis mendapatkan langsung sertifikat praktik. “Kita selaku penyelenggara pendidikan, sudah mempersiapkan program itu. Seperti lab. Semuanya sudah siap dan lancar dalam uji coba,” jelasnya.

Sementara, Wakil Rektor 1 Unija Sumenep, Mujib Hannan berharap, bagi mereka yang sudah lulus dan mengabdikan ilmunya kepada masyarakat dapat bermanfaat bagi semua.

“Baik bagi mahasiswa itu sendiri maupun kepada masyarakat,” katanya.

Bagi mereka yang sudah menyandang S1 diharapkan melanjutkan ke jenjang pendidikan profesi. “Itu harus ditempuh satu tahun dan langsung praktik (klinik dan komunitas),” ujarnya.

Pihaknya berharap tidak berhenti di jenjang S1, karena program profesi harus diambil. “Ini bagian yang tidak terpisahkan dari program S1,” kembali menegaskan.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar