PortalMadura.com

Pemohon Akta Kematian di Sampang Masih Rendah

  • Jumat, 23 September 2016 | 13:03
Pemohon Akta Kematian di Sampang Masih Rendah
Loading...

PotalMadura.Com, Sampang – Pemohon akta kematian di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur masih rendah. Data yang dimiliki Dispendukcapil setempat, terhitung sejak awal tahun 2015 hingga Agustus 2016, hanya terdapat 174 pemohon akta kematian. Seharusnya angka kematian warga Sampang mencapai 422 orang.

Pelaksana harian (Plh) Dispendukcapil Sampang, Achmad Rochim mengatakan, minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya akte kematian, menjadi kendala utama permohonan akte kematian oleh para ahli waris.

“Faktornya, mungkin karena masyarakat minim pengetahuan pentingnya akta kematian atau belum berjalannya mekanisme yang ada,” terangnya, Jumat (23/9/2016).

Said Abdullah

Menurutnya, akta kematian sangat penting dimiliki para ahli waris. Dengan adabnya dokumen tersebut,  para ahli waris dengan mudah mengurus asuransi, harta warisan serta santunan.

Akte kematian itu diatur dalam Undang-undang Nomor 24 tahun 2013. “Setiap kematian wajib dilaporkan oleh keluarganya atau yang mewakili paling lambat 30 hari sejak tanggal kematian,” tambahnya.

Sementara, prosedur pelaksanaannya yakni dengan menyerahkan surat keterangan kematian dari petugas kesehatan atau lurah atau kepala desa setempat, foto copy KTP elektronik serta KK yang bersangkutan, tanpa dipungut biaya atau gratis.(lora/choir)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional