PortalMadura.com

Dukung Program Kota Tanpa Kumuh, Pamekasan Salurkan Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya

  • Selasa, 8 Agustus 2017 | 07:15
Dukung Program Kota Tanpa Kumuh, Pamekasan Salurkan Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya
Bantuan BSPS dalam program RTLH

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Kawasan Perumahan dan Permukiman setempat menyalurkan bantuan stimulan peningkatan kualitas perumahan swadaya dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di sejumlah desa.

Kepala Dinas Kawasan Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pamekasan melalui Kabid Perumahan dan Tata Ruang, Didiek Roeswandi menjelaskan, bantuan berupa peningkatan kualitas rumah swadaya itu diperuntukan bagi warga yang memiliki rumah tidak layak huni di lingkungan kota.

“Bantuan ini dalam rangka mendukung program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Penerima adalah RTLH, dengan kondisi Atap, Lantai hingga Dinding (Aladin) yang dinilai tidak layak oleh tim. Jadi, ada proses verifikasi jauh hari sebelumnya,” katanya, Senin (7/8/2017).

Dijelaskan, bahwa program tersebut bersifat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dengan biaya Rp15 juta per rumah yang disalurkan langsung ke rekening penerima.

Kapolres Sumenep

Namun, para penerima tidak diperbolehkan mengambil uangnya, melainkan dalam bentuk material bangunan. “Untuk pendataan rumah tak layak huni, kami juga mempunyai tim teknis dan tenaga fasilator saat melakukan survie lapangan. Jadi biar tepat sasaran,” terangnya.

Sampai bulan Agustus ini, program bantuan RTLH sudah mencapai 30 persen dari jumlah 307 penerima. Meliputi; Desa Toronan, Teja Barat, Nyalabuh Laok, dan Desa Bettet, Kelurahan Kolpajung, Patemon, Jungcangcang, dan Kelurahan Barurambat Kota.

Sedangkan yang sudah dalam tahap pembangunan rumah, ada 3 lokasi. Meliputi; Desa Toronan, Desa Nyalabuh Laok dan Kelurahan Barurambat Kota. “Sisanya, dalam progres. Pada akhir tahun nanti, 307 penerima itu sudah bisa merasakannya,” ujarnya.

Jika ada yang bertanya, mengapa hanya wilayah kecamatan kota? “Itu sudah berdasarkan aturan dari Kementerian sesuai program Kotaku,” ucapnya.

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut, masyarakat penerima harus melengkapi sendiri, semisal ongkos tukang dan lainnya. “Target utamanya, adalah kekokohan bangunan, meliputi; atap, lantai dan dinding,” jelasnya. (Hasibuddin/Har)

Hut RI
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional