oleh

5 Khasiat Konsumsi Kolang-kaling Saat Buka Puasa Bagi Kesehatan

PortalMadura.Com – Pada hakikatnya, takjil yang biasa dinikmati saat berbuka puasa kaya akan manfaat bagi tubuh. Mulai dari kurma, blewah, hingga cincau merupakan santapan yang memiliki manfaatnya sendiri-sendiri.

Selain itu, ada salah satu santapan lain yang juga menyegarkan serta memiliki manfaat yang tidak kalah banyaknya, yaitu kolang-kaling.

Nah, berikut ini lima khasiat dari kolang-kaling yang Anda konsumsi saat berbuka puasa:

Memperlancar Sistem Pencernaan
Karena memiliki kandungan serat yang tinggi, kolang-kaling dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Kandungan ini membuat kolang-kaling bisa membantu menghindari konstipasi dan sulit buang air besar. Selain itu, mengonsumsi kolang-kaling dapat membantu proses pengeluaran zat beracun dari saluran pencernaan.

Menunjang Metabolisme Tubuh
Kolang-kaling dipercaya memiliki kandungan berbagai mineral, di antaranya zat besi, zink, kalium, dan kalsium. Sejumlah kandungan mineral itu bisa membantu memperlancar proses metabolisme tubuh dan menunjang energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Loading...

Baca Juga: Menu Takjil: Es Kolang Kaling Dancow Actigo

Menjaga Kekuatan Tulang
Kalsium merupakan kandungan lain yang terdapat dalam kolang-kaling. Adanya kandungan kalsium membuat santapan ini bisa membantu menjaga dan memperkuat kesehatan tulang yang bermanfaat dalam mencegah osteoporosis.

Mencegah Dehidrasi
Makanan yang berasal dari buah aren ini memiliki kandungan air dan serat yang sangat tinggi. Ditambah dengan kandungan vitamin dan mineral yang dikandungnya, kolang-kaling baik untuk mencegah dehidrasi serta kekurangan cairan pada tubuh.

Membantu Mencegah Anemia
Kolang-kaling mampu mencegah munculnya anemia karena memiliki kandungan zat besi di dalamnya. Dengan adanya zat besi ini, maka tubuh tidak akan terserang anemia ketika mengonsumsi kolang-kaling secara rutin.

Dari sejumlah manfaat tersebut membuat kolang-kaling sangat cocok dikonsumsi ketika waktu buka puasa tiba. Namun, jangan berlebihan mengonsumsinya agar manfaat yang dimilikinya tidak berbalik.


Rewriter : Salimah
Sumber : merdeka.com

Komentar